Dewa Keajaiban

白木
Chapter #42

Utusan Sang Cermin #2

Malam itu, Shiroki-san kembali setelah bulan naik tinggi.

Begitu masuk ke dalam diriku, yang menunggunya dalam wujud kubus sempurna transparan jika dilihat dari luar, Shiroki-san langsung berbaring dengan wajah dan tubuh menempel pada lantai cermin.

“Shiroki-san, kau lelah?”

“Ah, maaf aku pulang terlambat.”

Padahal Shiroki-san adalah dewa yang pandai mendengarkan, tetapi kadang-kadang dia sama sekali tidak mendengarkan kalau aku yang bicara. Detak jantung dan napas Shiroki-san yang kurasakan melalui cermin begitu cepat.

“Ada sesuatu yang terjadi?”

“Kau dingin dan terasa nyaman.”

Sambil melihat ujung jarinya yang menyentuhku, aku berpikir, ah, hari ini mungkin kami tidak akan bisa mengobrol, ketika Shiroki-san tiba-tiba bergumam, “Oh iya, tadi aku bertemu dewa bulan.”

Lihat selengkapnya