Dewa Keajaiban

白木
Chapter #111

Darah Iblis #1

Naito


Aku memandangi Kado yang terpantul di cermin. Sejak tadi dia duduk di pangkuanku sambil bercerita tentang burung putih.

Jadi pada akhirnya mereka akan jatuh dalam wujud burung seindah itu……

Aku mendengarkannya dalam diam dengan perasaan yang rumit, tetapi ketika tanpa sengaja melihat sosok Shiroki yang terpantul di cermin, aku kembali terseret ke kenyataan.

Orang itu…… rambut berantakannya masih belum juga rapi. Tinggal di tempat yang penuh cermin seperti ini, bagaimana mungkin dia tidak menyadarinya?

Aku sudah menunjukkannya saat baru datang tadi, jadi rasanya tidak enak mengatakan hal yang sama dua kali. Akhirnya kubiarkan saja.

Lagipula, aku tahu dia sendiri juga memikirkannya. Pernah dia berbicara sendirian di depan cermin tentang tekstur rambutnya atau entah apa. Sepertinya dia punya banyak kekhawatiran lain juga. Pernah dia dengan sangat serius mengaku kepadaku, “Aku takut air.”

Aku ingin melakukan sesuatu untuk membantunya, tetapi yang bisa kukatakan hanya, “Kau tidak perlu memaksakan diri masuk ke air, kan.”

Mungkin karena mulai cemas hanya dirinya yang mudah terlihat berantakan, pernah juga dia mendatangiku dengan ekspresi yang sangat serius dan berkata, “Aku ingin kau mengajariku cara memakai kimono.”

Waktu itu aku malah merasa takut dan menolaknya mentah-mentah dengan, “Jangan bilang hal menjijikkan begitu.”

Belakangan, hatiku sedikit terasa sakit karenanya.

Dewaku sulit sekali dipahami, jadi sulit juga membantunya.

“Ayo pergi ke dunia manusia bersama!”

Kado tiba-tiba berseru lebih keras dari sebelumnya.

Karena terkejut, untuk pertama kalinya hari itu aku benar-benar menatap matanya.

Dengan wajah yang mirip Shiroki, tetapi jauh lebih kekanak-kanakan, dia berbicara tentang ingin melihat laut di tengah petir bersamaku, tentang hal-hal yang membuatku benar-benar berharap bisa terwujud.

Tapi tidak mungkin.

“Aku tidak bisa pergi.”

Lihat selengkapnya