Dalam waktu dekat, diam-diam dari Shiroki, aku berencana meminta Kado membuka gerbang dan pergi ke surga.
Lalu di surga, aku akan membunuh ‘Pencipta’ yang seorang diri terus mengulangi proses penciptaan dan regenerasi.
Kalau aku gagal, Kado yang membantuku pun mungkin akan dilenyapkan. Kalau Shiroki tidak tahu apa-apa, dia akan selamat. Karena dia begitu istimewa dan dicintai, seharusnya dia akan diberi utusan dan gerbang lagi, lalu bisa kembali seperti semula. Belakangan ini, hanya hal itu yang terus kupikirkan.
Apa alasan pria di hadapanku ini sampai menghancurkan pintu surga demi melarikan diri?
Untuk sesaat terlintas pikiran, bagaimana kalau bukan Kado, melainkan pria ini yang kujadikan sekutu untuk pergi ke surga.
Namun melihat keadaan sekarang, kerusakan gerbang sudah parah. Bahkan sebelum sempat memikirkan soal membunuh Pencipta di surga, Shiroki tampaknya akan lebih dulu ditelan neraka, sementara Shiroki dan Kado tidak memiliki kekuatan untuk memperbaiki gerbang yang terluka oleh Gajiea.
Lagipula, begitu pandanganku bertemu dengan mata jernih pria yang katanya menolong laba-laba itu, keinginanku untuk menyeretnya ke dalam semua ini langsung lenyap.