Yanto baru menelan suapan ketiga ketika HP seseorang di barisan belakang berbunyi.
Bukan bunyi notifikasi biasa. Bukan nada dering standar. Ini bunyi yang sudah dipasang khusus nada pendek, dua ketukan, seperti kode yang semua orang di sini tahu artinya tapi tidak ada yang mau mengakui bahwa mereka tahu.
Bunyi grup WhatsApp.
Pria yang HPnya berbunyi itu mengintip layarnya. Wajahnya berubah dengan kecepatan yang tidak proporsional dengan situasi sekitarnya dari tegang, ke bingung, ke sesuatu yang mendekati panik tapi tidak cukup berani untuk sepenuhnya jadi panik.
Dia menyikut orang di sebelahnya.
"Sudah masuk grup," bisiknya.
"Grup mana?"
"Grup RT."
Orang di sebelahnya mengeluarkan HPnya. Membuka. Membaca. Diam.
"Yang mana?"
"Yang bintang lima."
Orang itu menutup HPnya dengan gerakan yang terlalu tenang untuk situasinya. Lalu berbisik ke orang di sebelahnya lagi. Yang itu berbisik ke sebelahnya. Seperti domino, tapi domino-nya adalah sekumpulan orang bersenjata yang satu per satu wajahnya berganti ekspresi menjadi sesuatu yang tidak bisa dideskripsikan dengan tepat kecuali mungkin: kesadaran bahwa ada kekuatan di dunia ini yang lebih besar dari mereka.
Pria cendol yang sedang menunggu mangkok baksonya selesai diisi menoleh ke belakang.
"Ada apa?"
Tidak ada yang menjawab.
Semua orang menatap HPnya masing-masing.
⟻⟻⟻⟼⟼⟼
Di grup bernama "INFO RT 06" yang secara teknis bukan grup rahasia karena namanya ada di HP semua orang di kecamatan itu, tapi secara fungsional adalah organisasi intelijen paling efektif dalam radius dua puluh kilometer sebuah pesan masuk.
Pengirimnya: Admin.
Bukan nama. Bukan nomor. Hanya: Admin.
Tidak ada yang tahu siapa Admin. Beberapa teori beredar ada yang bilang itu Bu Hasanah, ibu-ibu nomor tiga dari pojok yang selalu tahu segalanya sebelum segalanya terjadi. Ada yang bilang itu Pak Tarjo yang pensiunan dan tidak punya kegiatan lain. Ada yang bilang Admin bukan satu orang bahwa itu adalah sistem, jaringan, entitas kolektif yang beroperasi di balik layar kehidupan desa dengan efisiensi yang membuat badan intelijen manapun akan merasa rendah diri.
Tidak ada yang pernah membuktikan satu pun dari teori itu.
Admin hanya ada. Seperti gravitasi. Seperti pajak. Seperti tetangga yang selalu tahu kamu baru berantem sama pasangan padahal pintu sudah ditutup.
Pesan itu berbunyi:
⟻⟻⟻⟼⟼⟼
UPDATE MALAM INI:
Ada kegiatan tidak biasa di petak sawah Pak Maman blok C. Sekitar 20+ orang tidak dikenal. Ada juga gerobak bakso yang belum jelas izin usahanya. Warga dimohon tidak panik.
Sudah dikonfirmasi ke Pak RT.
Pak RT sedang mandi.
Akan ditindaklanjuti setelah Pak RT selesai.
Terima kasih.
Admin
⟻⟻⟻⟼⟼⟼