"Naikkan sekarang, Joko! Nggak usah nunggu prime time malam! Kita punya clearance penuh dari jajaran direksi tertinggi!" suara Pak Baskoro bergemuruh di dalam ruang redaksi utama R-News lantai tujuh pada pukul sepuluh pagi dua hari kemudian.
Suasana kantor berita hari itu mendadak berubah menjadi war room yang sangat sibuk. Semua layar televisi yang menggantung di dinding koridor menampilkan logo Breaking News dengan headline yang ditulis dengan huruf tebal berwarna merah: "SKANDAL BARA HITAM: MEGA KORUPSI TRILIUNAN RUPIAH DI SEKTOR PERTAMBANGAN".
Laporan investigasi komprehensif yang disusun oleh Ilman selama berminggu-minggu kini resmi pecah ke publik. Tidak hanya tayang di stasiun televisi nasional milik R-News, draf artikel tersebut juga langsung menjadi trending topic nomor satu di semua platform media digital dan portal online mereka. Dokumen spreadsheet aliran dana gelap yang berhasil mereka unduh dari komputer Frans terpampang jelas dengan beberapa sensor inisial pejabat kementerian, memicu gelombang kemarahan publik yang luar biasa di media sosial.
Di sudut kubikelnya, Ilman duduk menatap layar monitor dengan pandangan lelah namun puas. Efek bola salju dari berita itu berjalan jauh lebih cepat dari perkiraan tim redaksi. Dalam hitungan jam, nilai saham Apex Coal Technologies di Bursa Efek langsung terjun bebas ke titik terendah. Beberapa jajaran direksi, termasuk Frans Tumbelaka, dikabarkan langsung dipanggil oleh pihak Kejaksaan Agung untuk menjalani pemeriksaan intensif.