Di Balik Headline Investigasi

Azerhays
Chapter #28

Bab 28: Kesederhanaan yang Sempurna

Hujan gerimis sore hari membasahi halaman depan sebuah rumah kontrakan kecil berukuran tipe tiga puluh enam di daerah pinggiran Tangerang. Rumah itu memiliki teras kecil yang dihiasi oleh beberapa pot tanaman sekulen dan melati air yang daunnya tampak segar terkena tetesan air hujan. Di dalam rumah, suasana terasa begitu hangat dengan cahaya lampu LED kekuningan yang lembut.

Ilman duduk di meja makan kayu kecil yang merangkap sebagai meja kerjanya. Di depannya, sebuah laptop kerja R-News menyala, menampilkan draf artikel opini mingguan yang sedang ia susun. Statusnya masih sebagai jurnalis senior divisi investigasi, namun kini dia tidak perlu lagi melakukan penyamaran fisik yang mengancam nyawa. Dia menulis dengan nama aslinya sendiri, dengan integritas yang semakin matang.

Dari arah dapur kecil yang berjarak hanya beberapa langkah, aroma tumis kangkung bawang putih dan tempe goreng tercium sangat gurih. Indira melangkah keluar sambil membawa dua piring kaca berisi hidangan makan malam sederhana mereka. Dia hanya mengenakan kaus rumahan longgar dan celana kulot santai, rambut bobnya dicepol asal dengan jepit badai.

Lihat selengkapnya