Aku teringat sesuatu. Latte art? Bagaimana aku membuat latte art berbentuk love? Mungkin kalau disuruh membuat figur animasi, hewan, dan kembang-kembangan aku bisa. Namun, kalau love? Sebenarnya bukan sesuatu yang sulit, akan tetapi sejak dulu aku sangat payah untuk menggambar sesuatu dengan kesan romantis.
Aku menghela napas berat, kemudian memulai menuangkan espresso yang sudah kubuat terlebih dahulu ke dalam cangkir lalu mencampurkannya dengan susu dengan sedikit memiringkan cangkir kopi. Latte biasanya mengandung lebih banyak susu, sehingga kopinya terasa lebih smooth. Biasanya, jenis kopi ini memang akan menjadi cantik apabila disajikan dengan latte art yang unik dan lucu.
Setelah semuanya kurasa sudah selesai, aku langsung memberikannya kepada Olin yang masih duduk dan sesekali bercanda dengan yang lain. Aku tidak mau memikirkan reaksinya ketika melihat latte art buatanku ini.
"Nih, Lin," ucapku dengan menaruh secangkir kopi di hadapannya. Olin menatap cangkir kopi itu dalam-dalam seperti hendak menahan tawa.
"Ini buatan lu?" tanyanya yang langsung membuat yang lain mengalihkan pandangan ke arahku. Aku menundukkan kepala sambil mengangguk pasrah.
"Bukannya tadi love? Kok malah jadi lingkaran?"
Aku meluruskan pandangan kembali. Terlihat Farad, Salma, Fira, dan Aldo mengerumuni cangkir kopi itu.
"Hmm ... kayak trapesium," titah Fira.
"Bukan, ini kayak bentuk daun semanggi, lah!" seru Farad yang langsung dibarengi dengan tawa menggelegar. Lagi-lagi diriku dibuat menjadi bahan tertawaan.
"Udahlah, kan gue enggak bisa buat yang bentukan love-love atau apalah itu," ucapku. "Tapi tenang aja Lin, itu gratis, kok," lanjutku dengan tersenyum kecil.
Olin membalasnya dengan senyuman lalu berkata, "Te-teurimong gaseh beh. (Te-terima kasih banyak.)"
Dia menggenggam cangkir kopinya, menghirup aroma kopi dalam-dalam lalu meminumnya dengan perlahan. "Hmm .... Creamy banget! Ini yang namanya tampilan membohongi isi!"
"Isi membohongi tampilan kali!" sanggah Fira.
"Eh, iya, kah? Tau lah pokoknya tampilan sama rasanya beda," pungkas Olin.