ISLAM DIBANGUN DI ATAS LIMA PERKARA
Islam bukan sekadar pengakuan identitas, tetapi bangunan kokoh yang memiliki fondasi yang jelas. Rasulullah ﷺ menggambarkan agama ini seperti sebuah bangunan yang berdiri di atas lima pilar utama. Jika pilar itu ditegakkan, bangunan akan kokoh. Jika diabaikan, ia akan rapuh. Hadis agung ini diriwayatkan oleh sahabat mulia, Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma, yang dikenal keteguhannya dalam mengikuti sunnah Rasulullah ﷺ.
Rasulullah ﷺ bersabda:
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:
«بُنِيَ الإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، وَإِقَامِ الصَّلَاةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَحَجِّ الْبَيْتِ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ»