Delapan pendaki elit Indonesia telah menguasai seven summits—Everest, K2, Denali, Kilimanjaro, dan puncak-puncak tertinggi di Bumi.
Mereka adalah Radit, Budi, Agung, Sita, Kira, Dinda, Rani, dan Irfan. Masing-masing membawa obsesi sendiri: pencarian ultimate, redemption, pembuktian diri, atau pelarian dari kehidupan yang telah gagal di bawah. Mereka terikat oleh satu ambisi: menaklukkan Olympus Mons, gunung tertinggi di tata surya yang menjulang dua puluh dua kilometer di atas permukaan Mars.
Ekspedisi dimulai dengan keyakinan kolektif yang kuat—pengalaman mereka di Bumi akan mentransfer ke Mars. Tapi di ketinggian ekstrim di planet merah, dengan oksigen menipis, suhu membeku, dan radiasi yang menghapus setiap sel hidup, delusi ini mulai retak. Peringatan dari Sita (psikiater yang alert terhadap groupthink) dan Kira (strategis yang melihat contingency menemui batas) mulau diabaikan.