Di Kehidupan Kedua

Quaanra
Chapter #5

Bagian 5 : Masa muda bersama ibuku

"Dara, sebenarnya kamu ini kenapa?" Dara melihat kearah Mita.

Dara tidak bisa menjawab pertanyaan itu, ia juga tidak mengerti apa yang terjadi sekarang. "Kamu aneh, Dara. Sebelumnya kamu keluar dari rumah aku, terus kamu juga kaget karena ini tahun 92, dan sekarang kamu gak ingat sama wajah dan umur kamu sendiri?" Semua itu memang aneh karena sebelumnya Dara ada di tahun 2026.

"Oke aku coba jelasin ke kalian ya." Mungkin lebih baik jika ada satu atau dua orang yang mengetahui kondisi aneh ini.

Mita dan Pia mulai mendengar dengan seksama. "Jadi sebelumnya aku ada di tahun 2026." Dara terdiam sejenak ia teringat bahwa seharusnya ia bertemu ibunya dan meminta maaf.

Beberapa detik terdiam, Dara menghembuskan napasnya kasar. "Jadi dari tahun 2026 itu, aku tiba-tiba bangun di tahun ini. Di rumah kamu, Mit. Kalian mungkin anggap aku orang aneh."

"Tahun 2026?" Pia merespon cerita Dara lebih dahulu. Jarinya mulai bergerak seperti menghitung sesuatu. "Kalau 2026 memang nyata, kita udah umur 48 tahun, Mit!" Ekspresi Pia terlihat sangat mempercayai cerita Dara, tetapi kalimat balasannya terdengar seperti meragukan Dara.

"Tahun 2026 itu nyata? Kamu gak lagi akting? Kamu gak mabuk kan?" Dara diserang banyak pertanyaan dari Mita. Memang kedengarannya seperti cerita orang mabuk.

"Ya anggap saja kita percaya, terus sekarang kamu mau ngapain di tahun ini?" Mita kembali memberikan pertanyaan yang serius.

Dara tidak tau jawabannya, ia juga sedang mempertanyakan hal itu. "Mit, kalau di komik, Dara ini seperti penjelajah waktu! Biasanya ada misi yang harus dia lakuin, tapi dia sendiri gak tau misi apa itu."

Mita menyentil dahi Pia. "Kamu kebanyakan baca komik!"

Kalimat itu, mirip dengan yang sering ia dengar dari ibunya jika dirinya mulai membahas cerita fiksi ilmiah. Dara ingin kembali ke tahun 2026. "Aku gak tau tujuan aku ada di tahun ini. Aku juga mau pulang. Aku kangen Ibuk." Dara menjawab lirih. Ia menjadi sedikit sedih saat ini.

Apakah tahun 2026 yang dibicarakan Dara itu nyata? "Kita cuma bisa bantu kasih tempat tinggal buat kamu. Sementara mungkin kita bisa ngasih makanan. Tapi kalau kamu terjebak lama kamu harus kerja." Dara seperti menemukan harapan. Sepertinya Mita tidak akan meninggalkannya.

"Terimakasih banyak Mita, Pia. Aku bisa kerja apa aja. Aku bisa bantu bersih bersih rumah, bantu cuci baju, aku juga bisa bantu kamu jualan jajanan, Mit." Dara cukup bersemangat. Setidaknya ada dua orang yang akan membantunya sementara waktu ini.

"Kamu tau darimana kalau Mita jualan jajanan?" Pia dan Mita kembali menatap Dara curiga.

"Kamu ... benar-benar dari masa depan."

---

Sore ini Dara berkeliling kampung dengan Mita dan Pia. Mereka telah menyusun cerita yang baik tentang kedatangan Dara. Dara akan menjadi seorang gadis sebatang kara yang baru datang dari kota lain. Dara berjalan beriringan dengan kedua teman barunya itu. Sepanjang perjalanan, Dara melihat rumah-rumah yang bentuknya hampir sama. Beberapa perbedaannya hanyalah dari tata letak teras rumah mereka.

"Kamu sudah tau rumahku dan rumah Pia kan?" Dara mengangguk. Meskipun di lingkungan baru, Dara merasa dirinya tidak akan tersesat karena ia cepat menghafal arah jalan.

Lihat selengkapnya