DI MALAM TAHUN BARU

ken fauzy
Chapter #4

PERINGATAN KEMATIAN

“Ya ampun, belum pikun udah lupaan, tadi udah dibilang, tutup lagi pintunya Pa!” kesal Nani geleng-geleng, meletakkan teleponnya lalu bangun dari ranjang tidur menutup pintu kamar.

Pintu kamar pun tertutup dan di ruang tengah tampak Darto terlihat tidur pulas di atas sofa dengan televisi yang masih menyala.

Setelah menutup pintu, Nani kembali ke ranjang tidurnya lalu melirik pada Darto yang berbaring memunggunginya. “Pa, udah tidur belum?” panggil Nani. “Mmmh,” sahut Darto pendek. “Besok kita akan cerita apa ya buat cucu-cucu? Kalau cerita soal jaman perjuangan dulu lagi, kayaknya mereka bosan deh, ada ide ga Pa?” tanya Nani. Tidak ada tanggapan dari Darto.

“Kalau Papa ga ada ide, aku ada ide, gimana kalau besok kita cerita horor aja? Anak-anak sekarang ‘kan sukanya yang horor-horor … barusan aku nemuin cerita horor dari Youtube, gimana Pa?” tanya Nani.

“Mmmh,” jawab Darto masih terus membelakangi Nani. “Ih si Papa dari tadi ham hem ham hem terus … jadi setuju besok kita cerita horor ya?” tanya Nani. Darto tak menjawab tapi terdengar suara grok grok seperti dengkuran.

“Udah tidur ternyata, huh,” sebal Nani lalu menyimpan telepon dan kacamata bacanya di meja kecil. Setelah itu ia pun merebahkan diri memeluk suaminya dari belakang tapi tak lama, karena Nani mendadak mencium bau busuk yang menyengat hidungnya.

“Pa, kamu mandi ga sih? Bau banget deh badanmu!” tukas Nani lalu membalikkan badannya ke arah yang berlawanan. “Besok mandi yang bersih Pa!” Nani mengingatkan suaminya lalu memejamkan matanya.

Saat Nani tidur, Darto yang berada di sampingnya perlahan bangkit dan melayang di atas tempat tidur. Sosok pria tua berwajah pucat dan berkeriput dengan bola mata hitam semua itu menatap Nani yang terlelap.

 

***

 

Lihat selengkapnya