DI MALAM TAHUN BARU

ken fauzy
Chapter #5

MEREKA AKAN DATANG!

Amanda terkejut mendengar kalimat pria berambut kusut itu. Pria itu menatap pada terompet yang dipegang Amanda lalu menggeleng, “Jangan, jangan … mereka suka itu, mereka akan datang! Mereka akan datang!”

David bergegas datang lalu menarik pria tersebut menjauh dari Amanda dan memarahinya. “Hey Pak! Anda jangan menakut-nakuti anak saya!” sentaknya. Amanda menatap pria itu ia merasa ada yang ingin disampaikan oleh pria itu.

“Saya tidak menakuti,” geleng pria berambut kusut itu cepat lalu menunjuk sambil berkata, “terompet itu jangan! Itu membuat mereka menggila! Mereka semua kejam dan malam tahun baru ini mereka akan datang … kalian tidak tahu apa yang kalian hadapi tapi aku tahu … aku melihatnya, aku mengintip apa yang dilakukannya! Mengerikan …” racau pria itu.

David mengerutkan kening, ia merasa pria ini tak normal. “Sugih lihat! Lihat para korbanmu! Ini ngeri, ngeri!” teriak pria itu sendiri lalu terlihat ketakutan memeluk tubuhnya sendiri sambil melirik sana sini.

“Mana pegawai toko!?” teriak David, “kenapa orang ini bisa masuk toko sih?”

Dua orang pegawai toko datang lalu memohon maaf pada David dan membawa pergi pria itu yang masih terus meracau. “Rumah terkutuk, arwah penasaran … pergi, kalian harus pergi sekarang!!” teriaknya menggema di dalam toko.

David merangkul bahu Amanda. “Kamu ga apa-apa Manda?” tanyanya khawatir. Amanda mengangguk dan menggeleng ia tak tahu harus berkata apa, yang terngiang di telinganya hanyalah kalimat-kalimat dari pria tadi.

Di perjalanan pulang, Amanda diam dengan pikirannya yang berkecamuk. “Manda, tolong hal ini ga usah dibahas lagi di rumah ya,” pinta David. “Tapi Pah, bagaimana kalau ini adalah informasi penting buat kita?” tanya Amanda. “Tadi kamu sudah dengar jelas dari pemilik toko dan orang-orang di sana, kalau pria itu orang gila yang kemarin kabur dari rumah sakit jiwa … orang gila mana yang informasinya bisa dipercaya dan penting Manda?” tanya balik David.

“Tapi dari mana dia tahu, kalau kita yang menginap di sana?” heran Amanda. “Manda, kita tamu di sana, lingkungannya pun ga luas, orang-orang saling kenal, jadi orang-orang di sana pasti tahu kalau ada orang asing yang datang di wilayah mereka, bukan cuma pria itu saja,” jelas David.

Lihat selengkapnya