DI MALAM TAHUN BARU

ken fauzy
Chapter #10

MEREKA TELAH DATANG!

“Ma, temenin aku ke dapur,” kata Darto. “Mau ngapain?” tanya Nani. “Iya Pa, mau apa?” heran Clara. “Kita harus bersiap dengan segala kemungkinan,” jawab Darto. Mereka berdua pun pergi ke dapur.

David dan Arnold berjalan pelan-pelan. “Kalau gelap begini kenapa berasa dilihatin ya Pah?” celetuk Arnold. “Dilihatin siapa?” tanya David. “Ya ga tahu Pah, kayak ada yang ngeliatin aja,” cengir Arnold. David membuka pintu kamar gudang dan menyorotkan senter ke dalamnya mencari letak sekring listrik. Berkelebat sebuah bayangan hitam cepat di depan cahaya senternya.

“Astaga!” pekik David. “Ada apa Pah?” kaget Arnold mendengar pekikan itu. Itu hanya kelebatan bayanganku sendiri, batin David menenangkan hatinya sendiri. “Ga ada apa-apa Nold, Pah salah lihat,” jawab David lalu melihat letak sekring listrik yang berada di sebelah rak barang. Ia bergegas menyalakan sekring tersebut. Tetapi setelah dinyalakan berulang kali listrik tetap padam.

“Ah sial, ini pasti dari PLN-nya,” kesal David yang lalu mencari-cari lilin di rak. “Kamu lagi ngapain Nold?” tanya David melihat Arnold sedang sibuk melihat sesuatu. “Pah, aku nemuin kotak kuning ini dan di dalamnya ada foto-foto,” kata Arnold. “Oh, iya kemarin Papah juga udah lihat tapi ga tahu itu foto-foto siapa,” sahut David dan terlihat senang karena menemukan stok lilin yang cukup banyak.

Arnold terpaku melihat pada sebuah foto. Foto seorang anak laki-laki yang berdiri di samping kolam renang. “Astaga!” serunya, “aku pernah lihat anak ini, dia yang berdiri di dalam kamarku waktu itu!” David mengerutkan keningnya, “Di dalam kamarmu? Gimana ceritanya dia bisa ada di situ?”

“Ga tahu Pah, kayaknya dia menyusup ke rumah ini,” terka Arnold. “Ah ngaco kamu, ayo cepet bawain lilin-lilin ini,” perintah David. Arnold pun membawa lilin-lilin beserta kotak kuning tersebut. Mereka kembali ke ruang tengah dan tampak Nani serta Darto telah berada di situ juga.

“Gimana Pah?” tanya Clara. David menggeleng, “Sekringnya tetap mati, sepertinya ini konslet dari PLN, tadi ada geluduk besar ‘kan, mungkin gardu listriknya ada yang tersambar.” Clara berdecak kesal karena harus berurusan lebih lama lagi dengan gelap. “Untuk sementara pake lilin dulu saja, tadi Papah nemuin banyak lilin di gudang,” kata David membagi lilin-lilin itu pada semua orang.

“Mah, tadi aku nemuin foto-foto ini, anehnya ada foto anak laki-laki yang aku lihat di kamarku, kita harus hati-hati takutnya anak laki-laki ini masih ngumpet di rumah ini,” kata Arnold. “Apa?!” kaget Clara. 

“Coba mana Kakek lihat fotonya, betul ‘kan kataku, kita harus berjaga-jaga kalau gitu,” kata Darto. “Telepon polisi aja Pah,” cemas Clara. “Aku ga yakin polisi mau susah payah datang kesini untuk laporan yang belum pasti Mah, apalagi kondisi hujan dan malam tahun baru,” kata David. 

Lihat selengkapnya