Di Mana Badai Sembunyi

Zahid Paningrome
Chapter #23

4:4

Aku baru saja selesai membaca sebuah teori yang memunculkan rasa penasaranku, bukan hanya di kepala namun sekujur tubuhku juga ikut merasakan, aku tetap merinding tiap kali membaca ulang, ini tentang The Rizen Planet Theory. Sebuah teori yang bilang bahwa kehidupan di bumi adalah penjara bagi umat manusia. Bahkan dari kalimat pertama itu membuatku kegilaan setengah mati, sesuatu yang baru saja aku temukan dan kusadari keberadaannya, seperti menemukan harta karun presiden pertama. Setiap kali selesai membaca itu, selalu muncul banyak pertanyaan, seperti bagaimana jika benar bahwa kehidupan di bumi adalah penjara bagi kita? Kalo memang iya, kapan kita akan ke luar? dan dosa apa yang pernah dilakukan sehingga umat manusia bisa masuk ke dalam sebuah penjara yang dimaksud dalam teori itu?

Aku percaya reinkarnasi, percaya bahwa kita akan terlahir kembali setelah mati dalam wujud dan bentuk yang lain, aku juga percaya Moksa, percaya bahwa kita semua bisa lepas dari ikatan kelahiran—lepas dari putaran reinkarnasi. Dan aku percaya konsep ini telah digulirkan bahkan sejak generasi pertama umat manusia. Dulu sebelum mengenal Moksa, kupikir penjelmaan kembali adalah hadiah yang hanya diberikan untuk orang-orang terpilih. 

Aku percaya reinkarnasi, tapi bukan konsep yang berkembang selama ini. Aku lebih percaya bahwa kehidupan manusia itu seperti pohon berbuah yang bisa dipetik dan bermanfaat bagi banyak orang. Apa yang kita lakukan di dunia adalah bentuk menanam, entah menanam kebaikan atau lainnya. Aku bisa memetik semua yang kutanam pada kehidupan sebelum ini lalu menjelma sesuai apa yang pernah dilakukan pada kehidupan setelah ini.

Kita akan ke luar dari penjara itu dengan amalan yang pernah kita lakukan di dunia. Penjelmaan itu berasal dari penyerahan diri terhadap semesta dan isinya. Namun aku seringkali berpikir barangkali kita semua telah mengalami reinkarnasi sebelum ini, kita adalah jelmaan dari sosok lain dari kehidupan sebelumnya. Aku berpikir bahwa kita sedang menjalani reinkarnasi tahap pertama di dunia yang kita jalani sekarang. Artinya kita telah melakukan sebuah kesalahan di kehidupan sebelumnya. Kemudian ada pertanyaan besar yang muncul setelah itu dan terus menggema di kepala; 

“kesalahan apa yang telah kita lakukan sebelum ini?”

-----

“Menurut kau kesalahan besar macam apa yang pernah kita lakukan dan kita gak pernah sadar?” tanya Hary setelah mengambil minuman dingin, ia meminumnya habis dalam sekali tenggak. Kami masih duduk di teras satu jam selepas olahraga. Banyak yang kami obrolkan, termasuk saat Hary membuka bahasan tentang The Rizen Planet Theory yang pernah ia baca di jurnal milik Badai.

“Menurutku pointnya bukan itu.”

“Maksudnya?”

Lihat selengkapnya