Di Semua Dunia, Raya

Tegrid Chintya Ifareyne Rauf
Chapter #6

BAB 5

(Dunia Paralel Keempat Sena dan Raya)



“Ayah!!”

Seorang anak laki-laki berseru ke arah Sena.


“Raka??”

Sena menatap tidak percaya melihat sosok Raka. Seketika Sena memeluk erat sosok anaknya itu sambil menitihkan air mata tanda kerinduannya.


“Ayah, hari ini kita akan menjemput Ibu pulang bekerja untuk merayakan ulang tahun ke-4 ku nanti. Ibu tidak lupa kan Yah?”



Aku sudah membuatkan izin libur cuti untukmu. Jadi Kak Ray gak tidak perlu khawatir.’

Raya baru saja mendapat pesan masuk dari Dina.


Di hadapannya kini ada sosok Raka kecil yang sedang berlari ke arah Raya, sesaat setelah melihat Ibunya keluar dari kantor.


“Ibu!!!”

Seorang anak laki-laki berlari memeluk Raya sesaat setelah ia baru saja keluar dari gedung itu.


“Raka??”

Raya tampak kaget melihat anak laki-laki yang kini berada di depannya. Tanpa disadari Raya segera memeluk erat anak itu dengan air matanya yang terus mengucur.


“Ayo kita rayain ulang tahun Raka yang keempat Bu!”

Seru Raka, setelah melepaskan pelukannya.


“Apa kalian menunggu lama?”

Tanya Raya sambil mengelus puncak kepalanya. Raka kecil menggeleng.


Sena hanya bisa memandang dari kejauhan peristiwa itu. Raka yang dia kenal dulu meninggal saat usianya baru menginjak 2 tahun. Dan di dunia ini dia diberi kesempatan untuk melihat sosok anaknya dalam usia yang lebih tua dari sepengetahuannya.


“Ayo kita pergi, keburu jalanannya macet.”

Ujar Sena sambil memegang pinggang istrinya Raya sambil berjalan ke arah mobil.



Sena mengamati Raya yang tampak sangat bahagia saat menghabiskan waktu bersama dengan Raka hari itu. Saat sedang asik mengamati dari jauh, tiba-tiba sesosok Tuan Malaikat kembali muncul di sampingnya.


“Apa yang harus kulakukan di dunia paralel yang ini?”

Tanya Sena pada Malaikat.


“Sepertinya khusus untuk di dunia ini kamu tidak perlu melakukan usaha seperti sebelum-sebelumnya.”


“Apa Raya disana adalah Raya yang berasal dari duniaku atau Raya dari dunia ini?”


“Maaf kalau aku tidak memberitahumu sebelumnya, tapi semua Raya yang kamu temui kemarin-kemarin dan yang disini itu adalah Raya yang berasal dari duniamu. Dia juga ikut pergi ke dunia paralel..”


“Jadi dia adalah Raya yang kukenal dan Ibu dari Naya?”

Tanya Sena dan hanya dibalas anggukan kecil oleh malaikat. Sena menghembuskan nafas beratnya.


“Mengapa harus Raya yang kukenal, dan mengapa di dunia yang ada luka lama Raya?”


“Aku juga tidak tahu, karena bukan aku yang mengaturnya. Ini adalah dunia terakhir dan paling penting. Dari sini Raya yang akan menentukan takdirmu kedepannya.”


Sena terdiam, lalu kembali menghembuskan nafas beratnya.


“Di dunia-dunia sebelumnya aku bisa melakukan sebaik mungkin untuk menemukan Raya agar kita bersama. Tapi untuk dunia ini.. aku benar-benar gak bisa berbuat banyak.”


Lihat selengkapnya