Di Sisi Angin Edinburgh

Oleh: Jane Lestari

Blurb

Ia mengajari semua orang menerima. Kecuali dirinya sendiri.

"Kakakku bilang tidak. Biasanya itu berarti mungkin."

Secarik kertas dari seorang gadis tiga belas tahun membawa Nada Aulia, mahasiswi S2 musik asal Kotagede, ke sebuah rumah berpintu biru di Edinburgh. Di sana ia mengajar gitar tanpa bayaran, dengan pintu yang selalu terbuka dan seorang ibu yang selalu melipat cucian di dekat jendela.

Kakak muridnya, Elang, arsitek pemugaran yang kaku dan pendiam, jarang sekali bicara, apalagi tentang dirinya sendiri. Tapi setiap kali les, ia duduk lima menit di kursi dekat pintu. Ia meninggalkan payung di bangku halte, lalu berjalan pulang di tengah hujan tanpa menoleh. Dan setiap kali angin berubah arah, ia diam-diam berpindah ke sisi angin. Tanpa sepatah kata. Dan telinganya selalu memerah setiap kali Nada mendengarkannya.

Lalu sebuah buku catatan bersampul biru mulai berpindah dari meja ke meja. Pelajaran demi pelajaran: berterima kasih, meminta maaf, bertanya sebelum membantu.

Tapi Nada adalah anak sulung yang terbiasa kuat, yang memberi tanpa pernah meminta. Ketika gosip menyeret nama mereka dan kabar dari rumah memaksanya pulang, satu ketakutan tumbuh diam-diam: bagaimana jika ia dipilih hanya karena dikasihani?

Di antara hujan Edinburgh dan senja Kotagede, keduanya harus belajar satu pelajaran terakhir.

Ajari aku cara mencintaimu.

Lihat selengkapnya