Blurb
Aku bekerja sebagai wedding organizer. Ironisnya, acara pernikahanku sendiri gagal. Kini mantan calon pengantinku datang sebagai klien—bersama perempuan yang akan menikah dengannya.
Di antara konsep dekorasi dan daftar tamu, ada perasaan yang belum benar-benar selesai. Di ruang meeting yang dingin, aku harus memilih: menjadi profesional, atau menjadi perempuan yang dulu pernah memiliki kenangan.
Jika dulu dia tak memilih mimpinya di negeri jauh, apakah aku masih berdiri di sisinya?
Tapi hidup tidak pernah kembali ke titik awal. Dan kali ini, aku harus memilih:
mengulang luka. . . atau berdamai dengannya.