Dianthus: Kesempatan Kedua

Azalea Rhododendron
Chapter #29

Pertemuan Dianthus & Keluarga Narendra

Dianthus menggenggam erat tangan tantenya setiap kali melangkah masuk ke restoran itu.

"Tenanglah, Dian," ujar Melati sambil mencoba menenangkan keponakannya.

"Tante bilang kita akan makan malam di restoran."

"Ya, mana Tante tahu? Beliau hanya bilang ingin bertemu dengan kamu. Katanya, makan malam sekalian bertemu, jadi Tante kira yang dimaksud adalah kafe, bukan restoran," jelas Melati sambil membela dirinya.

Kemudian, mereka dihampiri oleh salah satu pelayan.

"Atas nama siapa?" tanya pelayan tersebut.

"Atas nama keluarga Narendra," jawab Melati.

Namun, ia langsung terdiam karena merasa takut memberikan jawaban yang salah. Dianthus pun menatap tantenya itu.

"Oh, keluarga Narendra? Mari, silakan ikuti saya," ucap pelayan itu sambil mempersilakan mereka untuk mengikutinya.

Dianthus dan Melati saling bertatapan sebelum akhirnya mengikuti pelayan tersebut.

Pelayan itu menuntun mereka menuju salah satu ruang makan privat di restoran tersebut.

Di dalam ruangan itu, sudah ada dua orang yang menunggu kedatangan Dianthus dan Melati.

Tatapan Dianthus langsung bertemu dengan tatapan Ezra.

Ezra sendiri terpesona melihat kecantikan Dianthus malam itu. Begitu pula dengan Ibunya yang tersenyum lebar saat melihat kedatangan Dianthus dan Melati.

"Ya ampun, Melati!" serunya dengan riang.

Pelayan itu mempersilakan mereka untuk duduk, lalu keluar dari ruangan tersebut.

"Ibu Angel," balas Melati.

Ia menarik pelan tangan Dianthus untuk berjalan mendekati Ibu Angelia dan putranya.

Jujur saja, Dianthus menjadi kaku saat melihat Ezra yang tampak terpesona kepadanya. Hal itu membuatnya merasa sangat malu.

Di ruangan privat itu, terlihat sebuah meja kaca berbentuk bulat yang sangat tebal dengan warna hitam. Bukan kursi yang tersedia untuk mereka duduki, melainkan sofa hitam berbentuk setengah lingkaran.

Sebelum duduk, Dianthus secara refleks melepaskan tangannya dari genggaman Melati. Ia mendekati ibu Angelia dan mengambil tangan perempuan itu, lalu mendekatkannya ke dahinya sebagai bentuk penghormatan. Ibu Angelia terlihat sangat senang melihat sopan santun Dianthus.

Posisi Ezra dan Angelia berada di sebelah kanan, sedangkan Dianthus dan Melati berada di sebelah kiri. Melati meminta Dianthus untuk masuk lebih dahulu ke sofa berbentuk setengah lingkaran itu agar ia dapat duduk sedikit lebih dekat dengan Ezra. Sementara itu, Melati duduk berhadapan dengan Angelia.

"Senang sekali bisa bertemu denganmu lagi, Melati," ucap perempuan yang melahirkan Ezra itu membuka pembicaraan.

"Saya juga senang sekali bisa bertemu dengan Anda lagi, Bu Angel," balas Melati.

Ibu Angelia menatap ke arah Dianthus yang tersenyum kepadanya.

"Kita bertemu lagi, Dianthus. Seneng sekali rasanya." ucap ibu Angel sambil tersenyum menatap Dianthus.

Dianthus menganggukkan kepalanya dengan sopan. "Benar bu. Ibu Angelia masih terlihat cantik dan sehat seperti terakhir kita bertemu."

Ucapan Dianthus itu membuat Angel tertawa lepas. "Kamu bisa aja."

Lihat selengkapnya