Dianthus: Kesempatan Kedua

Azalea Rhododendron
Chapter #31

Ruang Interogasi

Dianthus dan Melati segera berlari ke luar rumah.

Di luar rumah, mereka mendapati Rosa tengah menunjuk seseorang yang mereka kenal.

Mata Dianthus terbelalak melihat pria yang mengenakan pakaian serba warna hitam seperti celana, kaus dan jaket. Tidak lupa dengan mobil sedan berwarna hitam yang terparkir di depan kos-kosan mereka.

"Lo siapa?" Kenapa lo ada di depan rumah gue? Lo penguntit ya?" Rosa memberikan pertanyaan beruntun pada Ezra yang hanya diam menatap dirinya.

Lalu mata Ezra menangkap sosok Dianthus yang telah keluar rumah. "Dian!" panggilnya.

Rosa menoleh ke belakang, dia melihat Dianthus dan mamanya keluar dari rumah.

"Dian! Kamu kenal laki-laki ini?" tunjuk Rosa pada laki-laki yang berdiri di depannya.

Melati langsung berjalan cepat mendekati Rosa. Dia menurunkan tangan Rosa yang menunjuk Ezra dengan tidak sopan. "Kamu ini! Jangan menunjuk orang sembarangan begitu!"

Lalu Melati menatap Ezra. "Maafkan putri Tante yang tidak sopan ini,"

Ezra yang tadinya menatap datar Rosa, langsung tersenyum tipis pada Melati.

"Tidak apa-apa. Tante," balas Ezra.

"Lalu, kenapa Anda di sini Ezra?" tanya Dianthus sambil berjalan mendekati mereka.

Senyuman Ezra makin lebar melihat Dianthus. "Aku di sini sebagai orang yang akan mengantar kalian pergi ke kantor polisi," Ezra menjawab pertanyaan Dianthus.

Ketiga perempuan itu terkejut mendengar Ezra tahu kalau mereka ingin pergi ke kantor polisi.

"Kok lo tahu kita mau pergi ke kantor polisi?" tanya Rosa penuh selidik.

"Lo keknya beneran penguntit ya?" tuduh Rosa.

Dia menoleh pada mamanya yang berdiri di sebelahnya. "Siapa siapa sih, Ma? Mama dan Dian kenal sama dia?"

"Dia orang yang akan dijodohkan dengan Dian. Ros," jawab Melati.

"Oh! Jadi lo itu penguntitnya Dian?"

"Rosa!" seru Melati yang melototi Rosa sekan menyuruh dia diam

Dia menatap Ezra dengan pandangan bersalah.

"Tidak apa-apa, Tante. Saya tahunya dari ibu. Ibu sengaja menggunakan koneksi keluarga untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dari kasus Tante. Jadi, polisi juga menghubungi ibu untuk konfirmasi dan ibu meminta saya untuk mengantar kalian." jelas Ezra dengan sopan pada Melati, tapi matanya sambil melirik Dianthus sesekali.

Lihat selengkapnya