Dibalik kata MoveOn

Pemberi Nyaman
Chapter #4

Nama yang terpatri, Laura


Aku tidak pernah berencana untuk jatuh cinta lagi. Setelah semua yang terjadi, hatiku seperti tanah tandus kering, tidak siap ditanami apapun, apalagi sesuatu yang rumit seperti cinta.

Tapi hidup kadang tidak menunggu kita siap.

Sampai dia hadir. Bukan sebagai wanita yang kukejar. Bukan pula seseorang yang kupilih untuk menggantikan. di momen sederhana itu yang tak kusangka akan meninggalkan jejak. Awalnya hanya teman masa kecil yang kembali muncul di satu sore, dari senyumannya yang membekas di pikiranku dia perlahan masuk sebagai sosok yang di rindu.

Dia dikenal sebagai pribadi yang dekat dengan anak-anak, aktif dalam kegiatan sosial lingkungan seakan semua orang menyayanginya termasuk orang-orang di sekitarku bahkan keluargaku. Entah kenapa, kehadirannya memantik banyak harapan. Mereka mulai menyuarakan satu harapan:

Lihat selengkapnya