Blurb
Perempuan itu mungkin terlalu muda untuk benar-benar paham perihal rasa. Dia jatuh cinta terlalu keras kepada Brian—Kakak tingkatnya di jurusan Arsitektur, sampai dia tidak sadar kalau dia terjebak dalam hubungan beracun.
Bertahun-tahun menjalani hubungan cinta dengan Brian, dia menahan sakit sendirian. Mentalnya terguncang. Tanpa kekasihnya tahu, dia menahan pilu akibat gaslighting yang akhirnya membuat dia didiagnosa mengalami depresi berat.
Memang cinta itu buta, kan?
Kita memilih seseorang yang menyakiti kita, dengan alasan cinta. Namun, bagaimana kalau kesakitan itu terus mendera? Hubungan beracun bukan pilihan terbaik. Setelah tiga tahun berlalu, Cerelia berharap dia diberi kesempatan untuk memilih lagi. Hanya... satu kali lagi. Dia ingin memilih lelaki lain. Lelaki yang mencintainya tapi dulu dia terlalu buta. Cerelia tahu mana jalan yang harus ditempuhnya. Apakah dia akhirnya bisa memilih pilihan yang benar kali ini?