Dongeng Cinta Fahza

Shofiyah
Chapter #2

Bab 1

Sinar mentari menerobos korden jendela kamar. Seorang gadis masih terlihat begitu pulas dalam tidurnya. Enggan untuk bangun dan malah mengeratkan selimutnya. Ia terlalu malas untuk beranjak dari tempat tidur.

"Fahza, bangun udah siang!," teriak Reihan abangnya dari depan kamar Fahza. "Alah palingan juga masih jam 6, abang sengaja kan mau bohongin aku?," ucap Fahza sambil mengeratkan selimutnya.

" Kamu nggak percaya sama abang? Coba lihat jam berapa sekarang! Lagian habis sholat subuh itu nggak baik kalo dibuat tidur mending lari pagi atau bantu bunda masak gitu," kesal Reihan.

"Iya-iya bawel amat sih, Bang. Lagian ini masih pagi juga udah ngomel-ngomel kayak ibu kos nagih uang," balas Fahza kesal.

Lalu Fahza melihat jam bekernya di meja samping tempat tidur. Matanya membulat saat melihat jam berapa saat ini.

" What?! Udah jam 7! Gawat jam pertama kan si dosen killer lagi, sialan!," umpat Fahza. Lalu Fahza bersiap-siap secepat mungkin agar tepat waktu.

Setelah selesai bersiap, Fahza bergegas keluar dari kamarnya. Ia menghampiri keluarganya yang menunggu di meja makan.

"Baru selesai?," ujar Reihan. "Udah biasa kali, Bang," balas Fahza santai. "Sampai kapan kamu akan seperti ini, Nak?," ucap Ayah.

"Kamu nggak kasihan apa sama ayah yang bolak balik kampus hanya untuk menyelesaikan ulah kamu yang sering bolos dengan alasan telat itu," ucap Bunda. "Hidup nggak akan berwarna Bun kalo nggak bikin ulah. Udah ah Fahza mau berangkat bentar lagi masuk," pamit Fahza sambil menyalami orang tua dan abangnya.

Ketiganya menggelengkan kepalanya pelan dengan perilaku Fahza. Mereka menatap langkah Fahza yang perlahan menghilang ditelan pintu.

Fahza berlarian di sepanjang koridor kampus. Sesekali ia melirik jam tangan yang melingkar indah di tangannya. Sesekali ia berdecak kesal merutuki kebiasaanya yang tidak bisa dihilangkannya itu.

"Aduh alamat dikeluarin dari kelas nih," gerutu Fahza. Setelah sampai di depan kelas, Fahza langsung masuk begitu saja.

"Pagi, Pak," ucap Fahza cengengesan sambil masuk kelas. "Siapa yang suruh kamu masuk kelas? Keluar!," ucap dosen kesal.

"Yah padahal baru masuk loh, Pak. Masak disuruh keluar lagi?," ucap Fahza. "Kamu sudah telat 30 menit!," bentak dosennya.

"Astaga cuma 30 menit doang dipermasalahkan," santai Fahza. "Keluar atau saya panggilkan satpam," ujar dosen.

"Astaga, lo pikir ini di kantor sampek manggil satpam segala. Oke gue keluar lagian juga ogah kali masuk kelas lo," sinis Fahza. "Kamu ini nggak ada sopannya ya sama dosen!," bentak dosennya lagi.

Lihat selengkapnya