Dongeng Cinta Fahza

Shofiyah
Chapter #6

Teman Masa Kecil?

Di sisi lain, seorang pria tampan sedang duduk di balkon kamarnya sembari menikmati angin malam dan melihat bintang indah di langit. Dia Muhammad Arka Al-Ghifary yang sedang mengingat kenangan bersama teman kecilnya dulu. Gus Arka ingat apa yang dikatakan abinya bahwa dulunya dia dan Fahza sangat dekat. Ternyata Fahza adalah teman masa kecilnya yang sering dia panggil Warda.

'Flasback on'

Terlihat dua anak kecil sedang bermain di taman pesantren milik kakek dari seorang gadis kecil. Mereka saling kejar-kejaran hingga akhirnya salah satu dari mereka terjatuh karena kesandung batu.

"Hiks..hiks..sakit," ucap gadis kecil berumur 4 tahun itu dengan sesenggukan. "Jangan nangis, Warda. Nanti cantiknya ilang loh," ujar pria kecil berumur 8 tahun sambil menenangkan.

"Kaki aku sakit, kak Algi. Lihat ini beldalah," ucap Warda dengan menunjuk kakinya. "Ya udah, kakak belikan hansaplast sebentar ya. Kamu tunggu di sini jangan kemanapun," ucap Algi kemudian pergi ke warung terdekat.

Setelah itupun Algi membersihkan luka warda dan memasangkan hansaplast di kaki warda yang terluka. Lalu mereka pun duduk di bangku taman sambil mengobrol ringan ala anak kecil.

"Warda, kamu punya keinginan apa jika besar nanti?," tanya Algi. "Aku hanya ingin hidup belsama pangelan dan bahagia, kak," ucap Warda antusias.

"Kamu mau pangeran yang seperti apa?," tanya Algi. "Pokoknya dia sayang sama Walda hehehe," balas Warda.

"Warda, kakak mau pergi," ucap Algi. "Pelgi kemana kak?," tanya Warda. "Kakak mau belajar di tempat yang jauh, mungkin nanti kita nggak bisa bermain lagi," ucap Algi sedih.

"Kakak mau ninggalin Walda sendilian?," ujar Warda sedih. "Kakak janji suatu saat nanti kalo kakak sudah selesai belajarnya, pasti kakak akan datang menemui Warda. Terus kita bisa bersama lagi deh," ucap Algi menghibur warda.

"Kakak lama enggak?," tanya Warda. "Iya, mungkin kakak kembali lagi setelah kita sama-sama dewasa," ucap Algi. "Yah, nanti kalo Walda kangen gimana?," ucap Warda lesu.

"Warda cukup doakan kakak, semoga kita bisa segera bertemu," ucap Algi menenangkan. "Tapi kalo suatu saat nanti Walda udah dibawa pangelan gimana? Kalo sampek kakak belum pulang gimana? Nanti kita nggak bisa ketemu deh," ucap Warda.

Lihat selengkapnya