Dongeng Cinta Fahza

Shofiyah
Chapter #13

Mimpi Hampir Sama

Hari sudah senja. Semua santri tengah bersiap-siap menuju ke masjid karena sebentar lagi adzan maghrib akan berkumandang.

Terlihat Fahza dan sahabatnya berjalan beriringan. Sesekali mereka tertawa karena candaan yang mereka buat. Tanpa mereka sadari, ada sosok pemuda tampan sedang memperhatikan salah satu dari mereka. Dia adalah gus Arka yang saat ini berada di teras masjid.

Pandangannya tak lepas dari Fahza. Sesekali ia tersenyum kecil melihat Fahza yang bisa tertawa lepas dengan sahabatnya. Gadis yang berhasil mencuri perhatian gus Arka dari kecil sampai sekarang. Setelah sekian lama mereka telah dipertemukan walau gus Arka sedikit kecewa karena Fahza tak mengingatnya.

"Arka Arka," panggil kyai yang saat ini ada di sampingnya sambil menepuk pundaknya. Gus Arka menoleh kaget sambil tersenyum kikuk.

"Eh iya, maaf Abi," ucap gus Arka meringis. "Kamu kenapa bengong sambil senyum-senyum sendiri lihatin santriwati Abi?," goda kyai sambil menaik turunkan alisnya.

"Maaf, Bi," ucap gus Arka sambil menunduk. "Abi mengerti perasaanmu, Nak. Tapi saran Abi lebih baik kamu minta petunjuk dari Allah. Lalu bicarakan pada Abi jawabannya nanti agar abi segera membicarakannya isi hatimu pada sahabat Abi. Dari pada kamu menumpuk dosa karena terus-menerus memikirkannya. Abi dan umi pasti akan mendukung apapun keputusan kamu," ucap kyai terkekeh.

"I-iya Bi," ucap gus Arka kikuk. "Ya sudah, ayo sholat. Nanti keburu habis waktunya," ucap pak kyai lalu masuk ke masjid.

Ternyata sudah adzan. Gus Arka terlalu fokus sampai tak menyadari jika sudah adzan maghrib. Setelah selesai sholat, seluruh santri bertadarus sambil menunggi waktu isya' tiba.

Tak lama kemudian adzan isya' berkumandang lalu seluruh santri bergegas merapatkan shaf untuk sholat berjamaah. Setelah selesai dilanjutkan dengan kajian singkat oleh kyai hingga sekitar pukul 21.00 wib, seluruh santri kembali ke asrama.

Sebelum tidur, gus Arka menyempatkan untuk sholat istikharah terlebih dahulu sesuai dengan nasehat abinya. Ia meminta petunjuk kepada Allah tentang rasa yang dimilikinya.

Flashback on

"Kamu suka sama Fahza?," Tanya kyai. "Arka belum tau, Bi," jawab gus Arka.

Lihat selengkapnya