Suara pintu kamar yang terbuka itu mengalihkan perhatian orang-orang terdekat Fahza yang terlihat begitu cemas itu. Dokter pesantren keluar dari kamar dengan tersenyum pada semua orang yang tanpak khawatir kepada Fahza itu.
"Bagaimana keadaan menantu saya?," Tanya kyai yang khawatir. "Tidak ada yang perlu dikhawatirkan Pak kyai. Ning Fahza baik-baik saja," ucap dokter sambil tersenyum menatap ayah mertua dari ningnya.
"Tapi kenapa bisa sampai pingsan?," Tanya gus Arka yang terlihat sangat cemas. "Itu udah biasa terjadi, Gus," ucap dokter seolah menenangkan gusnya ini. "Katakan dok, istri saya kenapa?," Ucap gus Arka yang khawatir dengan keadaan istrinya.
"Selamat ya Gus, sebentar lagi Anda akan menjadi seorang ayah," ucap dokter sambil tersenyum. "A-ayah? Jadi istri saya--", ucap gus Arka terkejut. "Benar, Ning Fahza hamil, kira-kira usia kandungannya sekitar 2 mingguan," ucap dokter sambil menatap semua orang.
"Alhamdulillah," ucap semua orang bersyukur. Semua orang terlihat bahagia dengan berita ini. Terutama gus Arka yang akan menjadi seorang ayah.
Sore harinya, terlihat gus Arka yang duduk di tepi ranjang menunggui istrinya yang juga belum sadar dari pingsannya. Wajah istrinya terlihat begitu damai dalam tidurnya.
Fahza mengerjapkan matanya pelan, berusaha membuka matanya yang terasa berat. Ia merasa badannya lemas dan sedikit pusing.
"Udah bangun sayang?," Tanya gus Arka yang melihat istrinya berusaha membuka matanya. "Kok aku bisa ada di kamar, Kak? Bukannya tadi masih di tempat resepsi?," Tanya Fahza yang sudah bersandar di ranjang kamar.
"Iya, tadi kamu pingsan. Terus aku gendong aja bawa ke kamar," ucap gus Arka sambil mengelus kepala istrinya. "Pingsan?," Tanya Fahza yang membuat gus Arka mengangguk. "Gimana perasaan kamu sekarang?," Ucap gus Arka menatap lekat istrinya. "Aku masih merasa lemes Kak, sedikit pusing juga," keluh Fahza.
Gus Arka tersenyum sambil menganggukkan kepalanya. Kemudian membisikkan sesuatu di telinga Fahza yang membuat istrinya itu terkejut dan menatap suaminya sambil berkaca-kaca.
"Benarkah yang aku dengar ini?," Tanya Fahza sambil menatap gus Arka seolah meminta jawaban. "Iya sayang, kita akan menjadi orangtua," ucap gus Arka sambil mengelus perut Fahza yang masih rata itu. "Alhamdulillah," ucap Fahza sambil meneteskan air mata tanda kebahagiaan.
Gus Arka yang melihat itu langsung membawa Fahza ke dalam pelukannya. Seolah menyalurkan kebahagiaannya juga. Kebahagiaan yang selalu didambakan oleh semua pasangan yang sudah menikah. Hadirnya seorang malaikat kecil diantara mereka.
Kabar bahwa gus Arka akan memiliki penerus telah menyebar seantero pesantren. Semua orang mengucapkan selamat pada keluarga ndalem. Terutama sahabat Fahza yang paling heboh mendengar berita kehamilan sahabat sekaligus ningnya itu.
@fahza.warda hadiah terindah dari Allah🥰. Welcome malaikat kecil dari Allah @arka.algfr
❤️🗨️↗️
Disukai oleh arka.algfr ali.algfr reihan.azmi raka aska.putra mila.zafi alya.az ririn.rin salwa dan 188.000 lainnya