Dua Istri Di Poligami

Arifin
Chapter #3

#3 Pertemuan yang Mengubah Takdir

Mobil hitam itu berhenti tepat di depan sebuah kafe yang tenang di pinggir kota. Farhan turun dengan langkah ragu. Sejak menerima pesan singkat dari Nadira pagi tadi, pikirannya tak pernah benar-benar tenang.


Di sudut ruangan, Nadira sudah menunggu. Wajahnya tampak lebih dewasa dari terakhir kali mereka bertemu beberapa tahun lalu. Namun, sorot matanya masih menyimpan kehangatan yang sama.


"Terima kasih sudah datang," ucap Nadira pelan.


Farhan menarik kursi di hadapannya.


"Apa sebenarnya yang ingin kamu bicarakan?"


Nadira mengembuskan napas panjang sebelum meletakkan sebuah map cokelat di atas meja.


"Aku tidak datang untuk menghancurkan hidupmu, Farhan. Aku hanya ingin menyampaikan sesuatu yang selama ini kusimpan sendiri."


Farhan membuka map itu perlahan. Di dalamnya terdapat beberapa lembar dokumen dan sebuah surat yang sudah mulai menguning.

Lihat selengkapnya