EMPEROR

Annisa Fitrianti
Chapter #1

Pesta

Valdoft Aress De'Ortega atau yang di kenal dengan Mr.X adalah kalangan elit global yang memimpin keberlangsungan bisnis dunia. Dirinya tergabung menjadi salah satu dari ke-3 Emperor bersaudara, Mr.X sendiri adalah Emperor yang memegang penuh benua Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Eropa. Sedangkan dua lainnya dikenal dengan Mr.J, dan Mr.W.

Mr.J memegang penuh benua Asia dan Australia, Mr.W memegang penuh benua Antartika dan Afrika. 7 benua tersebut, Emperor lah yang mengontrol keberlangsungan dalam segi bisnis dunia. Mulai dari politik, ekonomi hingga tata kelola dunia. 

Identitas ketiganya sangat di rahasiakan, mereka menjalani hari menggunakan Identitas palsu. Mereka juga memiliki kaki tangan setia yang dipergunakan untuk mewakili kehadiran mereka. Ketiganya tidak pernah terlibat langsung ke dalam suatu polemik, mereka selalu memantau dari kejauhan dan bahkan mereka bisa melakukan apapun yang mereka kendaki tanpa perlu turun tangan. 

Ketiganya tinggal di sebuah pulau reklamasi khusus dengan fasilitas lengkap di negara berbeda, Mr. X sendiri memilih tinggal di Negara Amerika. Sebab, ibu angkatnya berasal dari Negara tersebut. Dirinya merupakan seorang yatim piatu, sejak bayi dirinya di besarkan oleh sang ibu Ameera De'Ortega yang lebih dulu bergabung dengan kalangan Elit Global.

Ameera sendiri tidak menikah dengan alasan rahimnya telah rusak, hingga pada akhirnya dia memutuskan mengadopsi Valdoft dari gereja yang sering Ameera kunjungi. Valdoft sendiri tumbuh tanpa figur seorang ayah dan dia sudah biasa melihat Ameera silih berganti pasangan.

Vadolft atau Mr.X pun sangatlah keras pada dirinya sendiri, Mr.X banyak sekali mengencani wanita namun tak satupun yang berniat dia jadikan sebagai pasangannya. Hidupnya dia gunakan hanya untuk bersenang-senang, bahkan Ameera pun mendukung apa yang menjadi pilihan hidup Mr.X. 

Sebab, Ameera tidak ingin kalau anaknya itu terluka lagi. Baginya, cukup luka permanen pada wajah anaknya itu menjadi pelajaran bagi dirinya karena tidak mempercayai anaknya sendiri.

"Atur sebisa mungkin agar konflik tidak semakin memanas, sebab saya tidak ingin orang orang saya turun tangan apalagi sampai harus ke perbatasan" perintah Valdoft melalui sambungan telepon seraya menggeser tubuhnya dari ranjang sebuah hotel yang dia sewa hanya untuk semalam. 

"Terimakasih tuan" ujar seorang wanita panggilan yang menemaninya di ranjang semalam dan baru saja di beri uang oleh Valdoft. 

Sepeninggalan wanita tersebut, Valdoft memilih membasuh dirinya dengan mandi air dingin kemudian bersiap pulang karena Ameera sudah memperingatkannya untuk datang ke acara ulang tahunnya. 

Setengah jam dalam perjalanan, Valdoft lantas memasuki rumah Ameera yang ternyata sudah di hadiri banyak tamu undangan. Mulai dari sanak keluarga, orang penting hingga teman sebaya Ameera. 

"Val.." sambut Ameera yang langsung memeluk dan mencium pipi anak angkatnya itu. 

"Maaf aku terlambat" sesal Valdoft seraya memberikan kado ulang tahun untuk Ameera yang merupakan ibu angkatnya.

"Val, ada seseorang yang sudah sedari tadi menunggu kedatangan kamu. Dan kamu pasti sangat senang kembali bertemu dengannya" ujar Ameera membuat Valdoft bertanya tanya dalam hati siapa orangnya. 

"Jayden?" Tebak Valdoft. 

"Bukan!" Tepis Ameera. 

"William?" Tebak Valdoft lagi. 

Lihat selengkapnya