END?

Siti yunia safitri
Chapter #10

Part 10

Gita hanya duduk di depan ruang IGD sambil memandangi ponsel Eli dengan foto punggung empat orang yang menghadap laut sebagai walpapernya.

"Git, hubungi orang tua nya tentang kondisi Eli, bapak harus kembali ke sekolah, maaf ya bapak tinggal"

"Hem iya Pak, makasih udah anterin kita"

"Udah itu kewajiban bapak, tapi bapak masih harus ngajar jadi maaf bapak ga bisa nemenin"

"Iya pak ga apa-apa, makasih pak"

"Iya sama-sama, bapak duluan ya"

Gita mengangguk sebagai jawaban.

Sang Guru pun pergi meninggalkan Gita sendiri di sana.

"Gue bahkan ga tau harus bilang apa ke orang tua lu Li" gumam Gita.

Ceklek.

"Temen nya udah mendingan, bisa di jenguk dek"

"Makasih dok"

"Saya permisi ya Dek"

"Iya dok makasih"

Gita masuk ke dalam dan melihat kondisi Eli yang terbaring di brangkar dengan lemah.

"Gue ga apa-apa" ucapnya yang mengerti arti dari tatapan Gita padanya.

"Mau sampe kapan lu sembunyiin ini dari Tante Shani dan Om Cio?, mereka harus tau kondisi lu"

Eli menggeleng pelan.

"Mereka sibuk Git, gue ga mau jadi beban buat mereka"

"Gue ga mau mereka sedih" lanjutnya.

"Tapi mereka bakal lebih sedih kalo lu ga ceritain ini semua ini ke mereka, lu ga bisa sembunyiin ini lagi, mereka pasti akan tau juga pada akhirnya"

"Udah gue ga apa-apa, biar ini urusan gue buat cerita ke mereka, tapi tolong bantu gue ya, gue ga bisa ke jembatan itu hari ini, ada satu orang lagi yang gue khawatirin"

"Siapa dia?"

"Kalo ga salah namanya Flora"

"Ok gue yang ke sana, lu istirahat yang cukup ya"

"Ok kalo gitu gue mau tidur dulu, kasih tau gue kalo udah boleh pulang"

Gita mengangguk pelan, Eli menutup matanya menuju alam mimpi.

Gita memandang Eli yang tertidur dengan tenang dalam waktu yang cepat.

Lihat selengkapnya