END?

Siti yunia safitri
Chapter #13

Part 12

Eli mencoba bangun dari kasurnya namun tenaganya hilang begitu saja, namun Eli tidak kuat menahan sesuatu yang ia tahan, ia harus segera ke kamar mandi.

"Ssshh... aaaarrgghh... kenapa sepagi ini... udah kambuh... sial!" kesalnya, Eli turun dari kasur dengan tangan lebih dulu dan menggusur kedua kakinya yang tak dapat di gerakan sedikitpun.

BRUUKK...

"Aaarrgghh..." lirihnya dengan terpaksa membanting tubuhnya jatuh dari kasur.

Tangannya meraba lantai dan menarik tubuhnya sendiri menuju kamar mandi.

Air mata nya mengalir ia merasa payah sekali, merasa tak berguna sama sekali kali ini.

Gita masih bersiap di kamarnya, ia tak tau jika Eli sedang butuh bantuan.

"Aaarrghhh.....lu payah Eli...lu payah hikss... hikss... "

Eli berusaha kembali menarik tubuhnya sendiri menuju kamar mandi.

Sampai rasa hangat Eli rasakan di kedua kakinya, ia sadar itu adalah air kencingnya sendiri...ia bahkan tak mampu menahan air kencingnya sendiri karena bagian kakinya mati rasa.

Ceklek.

"Eli lu udah siap...."

"ELI!" seru Gita segera menghampiri Eli yang terbaring dengan tangisan pilunya.

"Gue udah cacat Git, gue bahkan ga bisa cuma buat ke kamar mandi hikss..hiks... "

"Jangan ngomong kaya gitu...lu masih punya gue, gue bantu"

"Gue jorok Git" cegah Eli.

"Engga, lu sahabat gue, ga ada yang bikin gue jijik dari Lu, ga ada yang jorok menurut gue, sini gue bantu" Gita memeluk tubuh Eli dari samping dan menariknya dengan susah payah menuju kamar mandi.

Eli di dudukan di bawah karena sebatas itu Gita mampu, Gita mengganti pakaian Eli dan membersihkan sisa cairan kuning itu dengan telaten.

Bahkan Gita mengepel lantai yang basah, dan Gita menggendong Eli di punggungnya untuk kembali ke kasur.

"Sebaiknya lu cepet kasih tau Tante Shani sama Om Cio, gue bakalan temenin lu hari ini dan ga ada penolakan kali ini"

"Gue mau ganti baju dulu sekalian telpon mereka buat ke sini"

"Git... " panggilan Eli di abaikan Gita.

Eli pasrah dan hanya mampu menyiapkan kata-kata untuk menjelaskan semuanya pada kedua orang tuanya.

Ia pun masih bingung harus memulainya dari mana untuk memberitau mereka.

Di cafe Oniel curi-curi waktu untuk meghafal nada dan lirik yang di kirim Eli lewat chat, Greesel pun juga menghafalnya di kantin sambil menikmati makanannya.

"Bagus banget lagunya, ya ampun... aku harus hafal cepet" Ella sangat bersemangat untuk menghafal bait demi bait, sampai-sampai dia memilih duduk di taman sekolah sendirian agar mendapat ketenangan.

Lulu juga menghafalnya di kelas, dia tak ke kantin karena ingin fokus menghafalnya, Flora menghafalnya sambil belajar di perpus namun dengan suara pelan, Freya menghafalnya di ruang musik di sekolahnya dengan bebas, karena di jam istirahat tak ada siapapun yang ada di ruangan itu.

Orang tua Eli datang ke kosan anaknya atas permintaan Gita yang katanya ingin membicarakan hal yang penting.

"Jadi apa yang penting?" tanya Cio dengan santai duduk di samping kasur Eli.

Lihat selengkapnya