Envy

Oleh: Renita Sylvia

Blurb

Jika orang tuamu memutuskan untuk memiliki satu anak saja dalam hidup mereka lalu kamu hadir sebagai sesuatu ketidaksengajaan, apakah itu salahmu?

Kata ibu, dia mengalami kehamilan yang berat serta nyaris mati saat proses melahirkanku.

Kata ayah, dia belum sanggup secara ekonomi untuk membiayai dua anak saat aku lahir. Dia tidak siap dengan kelahiranku.

Lalu kata kakek dan nenekku, harusnya aku lahir laki-laki agar menjadi pelengkap di keluargaku.

Dan kata bibiku, ibu nyaris meminum obat penggugur kandungan saat mengetahui bahwa ia telah hamil 3 bulan. Alasannya karena dia harus kembali bekerja setelah cuti lama setelah melahirkan dan merawat kakakku. Dia akan dipecat dan menjadi bahan gunjingan jika terus mengajukan cuti.

Lalu apakah semua itu salahku? Apakah aku seharusnya memang tidak lahir di keluarga ini? Ngomong-ngomong soal keluarga, apa sebenarnya keluarga itu? Apakah itu hanya sebuah elemen dari ibu, ayah dan anak yang tinggal dalam satu rumah atau hanya sebatas foto berbingkai yang bisa dipamerkan di ruang tamu? Coba jelaskan apa itu keluarga, karena aku tidak pernah merasakan memiliki keluarga sekalipun aku memilikinya.

Lihat selengkapnya