Equivocal - We Spell LOVE, T.I.M.E.

Miss Bebeklucu
Chapter #2

Mencintaimu

Diara yang dulu, pernah mencintai seseorang dengan setulus hati. Mempercayai masa depan akan melebihi keindahan sajian kisah dalam novel wanita. Bersama Gemmy, Diara tidak mempunyai keraguan.

Dan waktu, membuktikan, keyakinan tanpa restu takdir hanya berakhir perpisahan.

Sekali lagi, Diara harus mendapati sosok pria muda itu di depan gerbang rumahnya. Bahkan setelah diusir berkali-kali, dia tetap datang.

Kenapa sulit sekali membuat Gemmy berhenti mencarinya?

Dia butuh ketenangan dari desakan rasa bersalah dan dosa pada setiap orang.

"Di, Gege datang lagi. Nggak mau coba bicara?" Kakak laki-laki Diara muncul di depan pintu kamarnya.

Diara berani sumpah, Diaz menghindari kontak mata darinya. Tidak ada upaya yang terlintas mendapati penolakan kakaknya sendiri. Dia hanya menghela napas dan melangkah keluar kamar. Diaz menepikan badannya hingga menubruk dinding di belakang, hanya untuk memberi ruang baginya melintas.

Atau menghindariku?

Memilih tidak peduli, Diara berjalan menuju ruang tamu. Sosok Gemmy menjulang di balik gerbang rumahnya. Harus ada satu pukulan telak agar tidak ada lagi usaha malaikat yang dilakukan Gemmy. Dia kotor, itu fakta. Dia tertangkap berkhianat, itu sebuah kejahatan dalam hubungan.

Menarik napas dalam, Diara mengayun kakinya maju. Berharap ada satu coretan takdir baik yang tertulis, dia memantapkan tekadnya.

"Di." Suara lirih Gemmy mengubur semua tekadnya. Bak goresan di pasir yang lenyap tatkala ombak menyapu, Diara lupa apa yang tadi telah disusun kepalanya.

Diara membuka gerbang rumah. Menggunakan gerakan tangan lemah, dia mempersilakan Gemmy masuk ke dalam. Mereka duduk bersisian pada kursi kayu yang tersedia di teras.

"Di." Sekali lagi suara Gemmy menyilet sekujur badannya.

"Biar aku yang bicara." Diara memotong tindakan Gemmy yang sudah membuka mulut. Mata Diara menyendu memperhatikan pria yang masih mengisi hatinya tampak lebih kurus dan letih hanya dalam kurun waktu satu minggu. Barang tentu, dia penyebab Gemmy begini.

"Kamu mau tahu mengapa aku sampai ditemukan bersama Rai malam itu?" Siapapun yang mendengar Diara bicara pasti yakin dia adalah perempuan tanpa hati. Wajah datarnya, posisi duduknya yang anggun, dan senyum aristokratnya merupakan kombinasi tepat Diara patut menyandang gelar kejam. Setenang itu dia membahas perselingkuhannya di depan pria yang masih berstatus kekasihnya. Tapi hati, hanya Diara yang tahu apa isinya.

Lihat selengkapnya