Saat matahari sore mulai terbenam di balik cakrawala, grup WhatsApp 'Jabogbek' menjadi ramai dengan notifikasi, dipenuhi pesan dari Maul yang telah memutuskan untuk merinci rute perjalanan mereka keesokan harinya.
Antusiasmenya terpancar melalui layar saat ia mengirim serangkaian pesan suara dan membagikan tangkapan layar peta, waktu transit, dan bahkan daftar tempat makan camilan potensial di sepanjang jalan.
El, yang terkapar di ranjang kosnya, membaca pesan-pesan itu sambil tersenyum lebar, kegembiraannya memuncak. Ia tak kuasa menahan tawa melihat antusiasme Maul yang berlebihan, terutama saat Maul menambahkan, "Oh iya, di sana katanya ada nasi goreng tenda enak banget, si El pasti doyan!"
Sementara itu, di alun-alun kota, Oji tengah mengantre di warung roti panggang populer di alun-alun. Ponselnya terus berdering dengan notifikasi demi notifikasi.
Sambil tersenyum, ia mengeluarkan ponselnya, menelusuri pesan-pesan itu. Lucu sekali melihat Maul menjelaskan secara mendetail, dan meskipun Oji bukanlah orang yang terlalu bersemangat, dia tidak dapat menahan rasa penasarannya saat membaca.
Kemudian, muncul notifikasi baru. 'Koi telah menambahkan Iki ke obrolan grup.'
Maul langsung menyambut Iki dengan serangkaian emoji dan ucapan keras, "Selamat datang, tour guide!"
Iki menanggapi dengan emoji jempol ke atas dan ucapan rendah hati, "Siaap!"
Dalam hitungan detik, Maul mengubah nama grup menjadi 'Jabogbekci'.
El yang kebingungan, dengan cepat mengetik, “Eh, maksudnya 'Ci' tuh apa?"
Tanggapan Maul pun segera muncul. "'Ci' itu singkatan dari Cianjur."