Tidak semua pasangan bisa memilih tempat makan malam yang hebat penuh kerlap-kerlip lilin padahal ada lampu untuk menerangi. Tidak semua pasangan bingung memilih pakaian hanya untuk keluar jalan-jalan. Demikian juga tidak semua pasangan bisa berjumpa setiap saat bahkan pada hari-hari besar keagamaan mereka terhalang pertemuan.
Ada seorang nelayan yang begitu antusias menunggu makan malam dengan lauk ikan tangkapannya sendiri namun suasana tempat makan hangat dengan obrolan. Ada juga sepasang suami istri muda yang selalu berbagi makanan kepada mereka yang membutuhkan. Tentu semua itu sah-sah saja bukan soal benar atau salah. Jatuh cinta harus menularkan hal baik bagi lingkungan sekitar. Siapapun yang jatuh cinta lalu mampu berdampak bagi sekitar tentu jatuh cinta semacam itu sangat berkelas.
Jika kamu jatuh cinta dengan salah satu teman di sekolah, di kampus atau di lingkungan kerja kemudian kamu menjadi pribadi yang lebih baik, berprestasi pada bidang ilmu masing-masing atau membuat organisasimu menjadi semakin maju itu adalah bentuk cinta yang mengakar kemana-mana serta menyuburkan kebaikan. Kamu harus sampaikan kepada dunia bahwa di dalam cinta terjadi proses-proses kehidupan yang selama ini dikejar hingga ke tempat-tempat terpencil sekalipun