Fragmen Kisah Yang Tersisih

myht
Chapter #5

Gadis 'Singkong'

Dendang musik terdengar kencang berdentam-dentam dari dalam gedung Aula Sakti. Lagu dangdut Keong Racun mengalun berbaur dengan suara peserta MOS (Masa Orientasi Siswa). Para siswa dan guru gempar berjoget mondar-mandir.

"Gila itu cewek-cewek, Dave," teriak Dani sembari menunjuk dua murid baru yang berjoget ganas di atas panggung.

Dua murid itu awalnya dihukum berjoget karena terlambat, malah akhirnya memicu huru-hara sensasional. Baju luaran karung plastik, rok rumbai tali tambang warna-warni, topi kardus kerucut, dan kardus papan nama tergantung di leher tak menghalangi gerakan lincah ke sana ke mari.

David tadinya ikut berjoget tapi tiba-tiba nafasnya sesak, lalu menepi ke area panitia di dekat tembok. Selama itu pula matanya lekat mengamati salah satu siswi yang berkalung papan nama 'Singkong'.

"Dave! David! David Ginandjar Bara!!!" teriak Dani lebih kencang.

Tak pelak, David memiting leher Dani yang telah mengganggu konsentrasinya. Mereka berdua pun saling membalas seperti anak kecil yang sedang berkelahi. Tak berapa lama, musik tiba-tiba berhenti. Seruan kecewa seketika memenuhi aula.

"Mohon maaf Teman-Teman, musiknya harus saya hentikan. Mari kita kembali fokus menyambut siswa baru agar acara selesai tepat waktu. Terima kasih," ucap Adam dengan berat hati. Tadi ia berpasangan dengan Pak Sianturi yang juga guru pembina OSIS dan goyangan maut mereka malah lebih heboh dari pengurus OSIS lain.

"Matanya berbinar," gumam David saat siswi 'Singkong' turun dari panggung melewatinya.

Meski tak mendengar jelas, tapi Dani mengerti arti pandangan itu. "Agitha mau dikemanain?" bisiknya sambil berusaha menjitak kepala David tapi berhasil ditangkis. Ibu Silaban a.k.a Ibu Gempal yang berdiri tak jauh dari sana melotot membuat mereka salah tingkah. Tak ingin menambah masalah, mereka pun kabur ke baris belakang siswa baru.

Tap!

David bertatap temu lagi dengan siswi 'Singkong' itu saat melewati baris ke tiga terakhir. Kali ini memantik denyut jantung yang herannya tidak terasa sakit, justru renyis tenteram seolah menyebar ke seluruh raga.

Satu pertanyaan yang melekat setelah tatap temu ke dua itu adalah,

siapa dia?

...

Hari pertama masuk sekolah ....

"Ah, yang benar, Dan?"

"Iya, Bown. Suer!" Dani mengangkat jari telunjuk dan jari tengah ke udara. "Ada cewek yang lagi diincar si David. Kemarin aku mau bilang di grup tapi lupa."

"Murid baru?"

Lihat selengkapnya