Fragmen Kisah yang Tersisih

myht
Chapter #15

Geming Tak Bergeming

Hati itu sebenarnya terbuat dari apa? Bukan organ hati atau liver, tapi hati yang bisa merasa itu.

Hari ini rasanya seperti bisa menghadapi dunia, menantangnya, melihat lebih luas dan dalam. Esoknya, bahkan mungkin 'menit berikutnya' semua porak poranda. Seperti dunia ini sedang mencoba menghimpit sampai ke titik paling rendah bahkan sampai di bawah 0. Minus.

Sebenarnya, apakah bisa hati bertahan pada satu ketetapan saja selamanya atau apakah memang tercipta untuk selalu berubah arah? Kalau saja semua hal di dunia ini tidak berubah-ubah, mungkin sebagian besar kesedihan mustahil menjelma. Lebih-lebih lagi, yang berujung penyesalan.

...

"Untuk segenap siswa-siswi, guru, dan semua pendukung kemajuan sekolah ini, ada dua catatan sejarah sekolah yang patut kita apresiasi hari ini. Pertama, keputusan rapat antara yayasan, sekolah, dan orang tua di bulan Mei lalu yang 100% menyetujui pencalonan kembali Adam sebagai ketua OSIS. Hingga mengantarkan kita pada catatan sejarah ke dua, pertama kali dalam sejarah SMA Dharma Bangsa, Adam Witjaksono menjabat sebagai ketua OSIS untuk ketiga kalinya. Dengan ini kami juga sah meresmikan peraturan baru. Siswa-siswi kelas dua belas berhak mencalonkan diri sebagai ketua OSIS, dengan syarat, wakilnya harus dari kelas sepuluh atau sebelas. Untuk itu, sebagai pembuka sejarah, saya dengan bangga mempersilahkan Adam Witjaksono untuk memberikan sambutan di atas podium ini. Silahkan, Nak." Pak Hasiholan Sitanggang, kepala sekolah SMA Dharma Bangsa, mempersilakan Adam menaiki podium. Tepuk tangan meriah membahana di upacara Senin yang juga sekaligus pelantikan para pengurus OSIS yang baru terpilih.

"Terimakasih saya ucapkan atas dukungan dan restu memilih saya kembali memangku jabatan ini. Terutama untuk sahabat-sahabat saya, David, Dani, Issano, dan Bownie yang setia menjadi tim sukses dari hari pertama sampai sekarang." Ia melambaikan tangan pada ke-empat sahabatnya.

"Sejujurnya, ada kekhawatiran dalam diri saya apabila nanti jadi kurang fokus. Seperti yang kita ketahui, tahun ini fokus utama saya harusnya adalah persiapan UN. Akan tetapi, sebagaimana dukungan teman-teman, saya akan berusaha melakukan yang terbaik untuk menjalankan amanat berharga ini. Untuk itu, ke depannya saya berharap dukungan ini tetap solid pada kami pengurus OSIS, agar apa yang terjadi hari ini akan berakhir indah seperti harapan kita semua. Terima kasih."

Kembali tepuk tangan meriah bergemuruh saat Adam turun dari podium. Semua siswa menyerukan namanya ketika kembali ke barisan kelas. Upacara ditutup dengan mengosongkan satu jam mata pelajaran untuk menikmati hari penuh sejarah. Makanan dan minuman tersedia berjejer di depan aula menemani semua siswa berpesta bahagia.

Lihat selengkapnya