Aku menggenggam erat hati
Sambil mencari di mana ketetapan hati
Sebab, meski samar harum cinta
Barikade relung jiwa sirna seketika
Sudah tak terbendung lagi
Semarak rasa di kalbu ini
Menyesap sampai ke celah sukma
Meski hanya sekilas saja dia di mata
Tunas-tunas yang dulu tersembunyi
Tumbuh menembus tanah sampai tinggi
Memamerkan ranting dan dedaunan, sungguh bercahaya
Memamerkan cerah warna karsa
Dalam sekejap saja itu semua terjadi
Dalam sekejap saja sanubari bergetar kembali
Dalam sekejap saja sesak sudah udara