From Dare to Love

KiM Latte
Chapter #2

2. Have Fun with The Game

Saat pikiran berkecamuk dengan problematika hidup yang seperti benang kusut, terkadang melarikan diri menjadi pilihan yang menarik. Seperti halnya yang dilakukan Chessy dan kedua temannya sekarang. Mereka memutuskan menghibur diri di pusat perbelanjaan karena pusing dengan segala tuntutan yang dibebankan di pundak mahasiswa akhir. Ditambah lagi perkataan nyelekit dari teman sekampus yang membuat mereka mual.


Kini, mereka sedang melihat beberapa jenis atasan di salah satu store. Nuha dan Nura sangat gemar membeli pakaian setiap mereka sedang dilanda stres. Mereka ikhlas merogoh isi kantong hanya untuk pakaian yang tidak dipakai setiap hari, sebab mereka percaya membeli suatu barang bisa mengembalikan rasa bahagia dan melupakan beban untuk sementara.


Berbanding terbalik dengan Chessy yang berpikir terlebih dahulu tentang pakaian yang dibeli. Ia ragu jika asal beli, nantinya pakaian itu hanya akan menggantung di lemari dan berdebu.


"Ches, aku merasa cantik dengan pakaian ini," ujar Nuha sambil mengenakan blus berwarna lavender yang dipadukan dengan rok bahan sintetis selutut.


"Kamu cantik memakai apapun, Ha." Chessy tidak berbohong. Nuha dan Nura memang cantik natural. Mereka memiliki sepasang bola mata berwarna coklat serta dagu runcing yang akan menambah kesan manis saat tersenyum. Keduanya sangat peduli akan penampilan. Mereka berpegang teguh bahwa penampilan adalah kunci utama kesuksesan.


"Uh, my curly girl. Apa ini kode minta traktiran makanan?" tebak Nuha sambil memeluk Chessy yang tertawa. Belum sempat Chessy menjawab, mereka dikagetkan dengan kedatangan Nura yang sudah menyampirkan tumpukan pakaian di lengannya. Perempuan itu datang tergopoh-gopoh bahkan hampir saja ia tersandung bagian bawah dress panjang berwarna mint yang diletakkan di bahunya.


"Kamu mau borong ini semua?" tanya Chessy.


"Aku nggak bisa milih, Ches. You know me, hum? Mereka terlalu lucu untuk kuabaikan. Kamu tahu, aku bisa mengenakannya untuk kencan minggu nanti bersama Gamel, atau saat kita nonton bioskop, atau ketika kita hangout bulan depan," terang Nura agar tidak mendapat semprotan dari Chessy.


Chessy menautkan kedua alisnya, masih tidak mengerti dengan jalan pikiran Nura. Iya yakin dan sangat tahu bahwa lemari Nura penuh dengan tumpukan pakaian yang dibeli hanya dengan alasan 'terlalu lucu'.


"Jangan merengek padaku kalau akhir bulan nanti kamu kehabisan jajan bulanan," tegas Chessy yang diikuti anggukan Nuha.


Nura abai. Ia melompat riang dan langsung berlari ke kasir untuk membayar belanjaannya. Ia paham betul itu semua hanya ancaman Chessy semata, perempuan itu tidak akan tega melihatnya akhir bulan tidak ada duit untuk jajan. Chessy, tipikal yang akan royal jika menyangkut makanan.


Usai mengosongkan isi kantong untuk outfit, kini saatnya pesta yang sebenarnya dimulai; karaoke. Ini merupakan cara terbaik menghibur diri dan meluapkan emosi atau perasaan, sehingga bisa membantu mengurangi tekanan mental yang memicu stres. Secara kesehatan pun, karaoke bermanfaat untuk menstimulasi otak.


Chessy membeli beberapa jenis makanan ringan yang bisa disantap sambilan mengeluarkan suara emas mereka di kotak kedap suara tersebut. Sebagai penggemar grup musik legendaris Bon Jovi, Chessy memilih daftar lagu rock 90-an untuk diputar. Hal ini bersebrangan dengan Nuha dan Nura sebagai penggemar K-Pop.


"Ches, putar lagu NCT aja dong," rengek Nura.


Lihat selengkapnya