Di sebuah rumah mewah warna cokelat ada gadis muda yang duduk di bawah sofa lagi terdiam dengan laptopnya.
"Ya tuhan semoga gue diterima di kampus yang sama dengan Jaehyun oppa" gumamnya dengan menelungkup kedua tangannya berdoa. Tiba-tiba datang seorang wanita memanggilnya.
"Bagaimana Oliv, apa sudah ada notifikasi yang masuk?"
"Belum mah, masih menunggu nih" jawabnya melas.
"Aku lapar nih" tambahnya sambil memegang perutnya.
"Ya sudah kamu makan dulu gih di sana biar mama yang duduk disini melihat balasan penerimaan kamu ke universitas Korea Selatan itu" ujar sang mama sambil mengelus rambut indah gadis itu.
"Oke ma" jawabnya lalu berjalan meninggalkan wanita itu.
"Nanti kalo sudah ada, panggil aku ya ma" tambah sang anak agak keras sambil berjalan agak jauh meninggalkan sang mama yang duduk di bawah sofa.
"Baik nak" balasnya sambil tersenyum manis.
Akhirnya sampai di ruang makan, gadis itu duduk di kursinya dan memulai makan. Di pertengahan makan, terdengar bunyi hp gadis itu berbunyi di atas meja dan melihat siapa yang menelponnya adalah "Becca" lalu dia menaruhnya ke telinga kanannya.
O:"Hai Bec, kenapa?"
B:"Gue diterima di kampus Universitas SM loh. Lo gimana?"
O:"Wah hebat lo Bec. Gue gak tahu masih menunggu"
O: "Kalo Fuji gimana? Diterima gak?"
B:"Iya nih katanya. Semoga samaan ya. Kan kita best friend"
O:"Iya gue berharap"
Tiba-tiba mama Oliv memanggil Oliv.
B:"Apaan tuh?"
O:"Tunggu mama gue panggil gue pasti karena balasan penerimaan mahasiswi baru di sana. Tunggu ya"
Lalu gadis itu minum air dan berlari dengan terburu-buru tanpa mematikan panggilan.
"Ada apa ma?" tanya Oliv yang sudah sampai ke ruang depan.
"Ini nak, kamu diterima di universitas impian kamu loh" kata sang mama lalu memeluk Oliv senang. Karena kurang percaya, Oliv melepas pelukan mamanya dan melihat di laptopnya dan dia pun tersenyum senang.
"Wah aku diterima sama seperti Becca dan Fuji ma" sorak Oliv sambil mengangkat kedua tangannya dan melompat kegirangan.
"Duh anak mama, kamu berada di kampus yang sama seperti oppa kamu" kata sang mama lalu memeluk Oliv lagi.
"Wah selamat ya Oliv, gue jadi ikut senang" kata Becca dalam panggilan telepon.
"Iya Bec, gue bisa ketemu Jaehyun oppa dan berbelanja lagi dengan dia" balas Oliv.
"Gue beritahu ke Fuji ya, bye" salam Becca lalu mematikan teleponnya.