G 17

Khazinati
Chapter #1

#1Prolog

Hujan deras mengikis kaca jendela Sekolah Garuda Persada malam itu. Angin menderu lewat lorong-lorong kosong, membawa aroma tanah basah bercampur logam.

Seseorang berlari.

Langkah kakinya cepat, terburu. Nafasnya tersengal. Seragamnya basah kuyup, dan tangannya gemetar saat ia menoleh ke belakang-tak ada siapa-siapa. Tapi ia tahu, ia dikejar.

Lorong lantai tiga yang gelap gulita membuatnya tersandung. Ia terjatuh kakinya berdarah, tapi ia tetap merangkak. Menuju satu-satunya ruangan yang terbuka.

Ruang 17.

Hampir semua siswa tahu ruangan itu dikunci sejak lima tahun lalu. Tidak pernah dipakai, tidak pernah disentuh, tidak pernah dibicarakan.

Tapi malam itu ... pintunya terbuka. Menganga dan seolah memanggil.

Siswa itu menoleh sekali lagi. Masih tidak ada siapa-siapa. Tapi jantungnya berdetak seperti genderang perang. Ia merangkak masuk ke Ruang 17, berharap bisa bersembunyi.

Lihat selengkapnya