`5 TAHUN KEMUDIAN`
"PAPA!!! JANGAN!!!"
Arka Wijaya, CEO Wijaya Group, mafia paling ditakuti di Medan...
Sekarang lagi lari-lari dikejar bocah 5 tahun pakai baju superhero.
"Ares! Turun dari sofa itu sekarang!" bentak Arka. Tapi nadanya panik.
Ares Bima Wijaya ketawa. Rambutnya mirip Arka. Matanya mirip Nayla.
"Gak mau! Aku Spiderman!"
BRAKK!
Ares loncat. Nyangkut di gantungan lampu.
"ASTAGHFIRULLAH!" Arka langsung nyamperin. Gendong. "Kamu mau bikin papa jantung copot ya?"
Nayla dari dapur teriak. "Arka! Pelan-pelan! Itu anak kamu, bukan musuh!"
Arka cemberut. Gendong Ares ke sofa. "Ini musuh paling berbahaya di dunia."
Ares cubit pipi Arka. "Papa galak. Mama bilang papa sayang Ares."
Arka langsung luluh. "Iya... papa sayang. Tapi jangan bikin papa takut lagi ya."
---
`PAGI DI RUMAH WIJAYA`
Jam 6 pagi. Rumah udah rame.
Ada 3 suster. 2 bodyguard. 1 chef. 1 guru les.
Nayla turun tangga pakai daster. Masih ngantuk.
"Pagi, sayang." Arka langsung nyamperin. Cium kening. "Malam tidur nyenyak?"
"Nyenyak kalau kamu gak begadang jagain CCTV." Nayla noel dada Arka. "Udah 5 tahun, masih takut juga?"
"Selamanya takut." Arka peluk dari belakang. "Apalagi sekarang ada Ares."
Ares lari-lari bawa mobil-mobilan. "Mama! Papa! Liat!"
Arka jongkok. "Pelan Ares. Nanti jatuh."