Gadis desa milik mafia kejam

Fauzani
Chapter #20

Chapter#20 : Liburan keluarga


`3 HARI SETELAH VINO DITANGKAP`


Rumah Wijaya akhirnya tenang. 

Gak ada bodyguard keliling tiap 5 menit. Gak ada CCTV bunyi. Gak ada surat ancaman.


Arka duduk di sofa. Laptop tutup. HP silent. 

Ini pertama kalinya dalam 8 tahun dia bener-bener libur.


Nayla keluar dari kamar bawa koper. "Udah beres. Baju Ares, obat, susu, mainan..."


"Sayang." Arka narik tangan Nayla. "Kita beneran liburan?"


Nayla ketawa. "Iya. Ke Bali. 2 minggu. Cuma kita bertiga. Tanpa bodyguard. Tanpa Rian."


Arka peluk Nayla dari belakang. "Makasih udah maksa aku."


"Harus. Kamu kerja terus nanti cepet tua." Nayla noel pipi Arka. "Ares mana?"


"Di kamar. Lagi packing mainan Spiderman ke-20 nya."


---


`BANDARA NGURAH RAI - BALI`


Turun dari jet pribadi, udara Bali langsung nyamper. 

Panas. Asin. Wangi kembang.


Ares langsung lari. "PAPA MAMA LIAT! LAUT!"


Arka nangkep. Gendong. "Pelan. Nanti jatuh."


Mereka nginep di villa di Uluwatu. Tepi tebing. Kolam renang pribadi. Pemandangan laut.


Nayla buka jendela. "Indah banget..."


Arka dari belakang peluk. "Lebih indah kamu."


Nayla noleh. Cubit. "Gombal."


"Beneran." Arka kecup leher Nayla. "5 tahun nikah, baru kali ini aku liat kamu senyum lepas."


---


`HARI 1 - PANTAI KUTA`


Ares pake baju renang Spiderman. Lari ke ombak. 

"PAPA IKUT!"


Arka yang biasanya pake jas, sekarang pake kaos + celana pendek. 

Dia ragu 2 detik. Terus ikut nyebur.


"AAARGH DINGIN!" teriak Arka.


Nayla sama Ares ketawa. Nyiram. 


"Papa gak jago renang ya?" goda Ares.


"Jago. Papa jago berantem." Arka nyemprot air ke Ares.


Mereka main kejar-kejaran. Kejar ombak. Bangun istana pasir. 

Foto-foto. Selfie 3 orang. 


Malamnya bakar ikan di villa. 

Ares ketiduran di pangkuan Arka sambil makan jagung.


Nayla nyender di bahu Arka. "Arka... makasih ya."


"Buat apa?"


"Buat ngasih aku keluarga kayak gini."


Arka kecup kepala Nayla. "Makasih udah mau jadi keluarga aku."


---


`HARI 3 - TANAH LOT`


Mereka naik perahu kecil. 

Ares: "Papa itu kuil ya? Keren!"


Lihat selengkapnya