Gadis Kecil Dari Neraka

ken fauzy
Chapter #39

BAB 39. PEMANTIK

Seperti ada yang menampar keras pipi Leina mendengar itu.

Leina membuka matanya. Apakah ia salah dengar? Apakah Anton salah bicara? Tetapi ia melihat Anton sedang tertawa seraya berdiri dari duduknya. Leina tak mengerti. Ia segera merapikan rok seragamnya dan menatap Anton. “A … apa ini? Apa maksud yang lo katakan tadi?” tanya Leina kebingungan. Anton menghentikan tawanya, geleng-geleng seraya menatap Leina, “Lo itu polos, tolol atau bego sih? Lo belum ngerti juga maksudnya?”

“Lo salah ngomong ‘kan tadi?” tanya Leina hatinya yang tadi berbahagia kini berganti gelisah. Anton mengerutkan kening dan menepuk-nepuk bibirnya dengan ujung telunjuknya seakan sedang berpikir, “Hmm … salah ngomong? Perasaan engga … mungkin kurang jelas … ok gue ulang … jadi gue tadi itu ngomong … SAMPAH! Lo SAMPAH …. hahaha ....”

Gemetar seluruh tubuh Leina mendengar itu.

Ucapan itu memecahkan hatinya.

Meluluhlantakkan perasaannya.

Leina menunduk malu dan sedih hingga ke tulangnya.

Tiba-tiba dari balik semak dan pohon-pohon kamboja bermunculan teman-teman Anton yang biasa bermin basket dengannya juga Reni bersama teman-temannya. Leina terkejut setengah mati melihat kemunculan mereka semua itu. “Hahaha, dasar Sampah, mau aja lo dijebak!” cemooh Reni, “besok adegan panas lo tadi bakal viral hahaha,” seraya menunjukkan telepon genggamnya. Merah padam wajah Leina, tangannya gemetar menahan amarah. “Tapi … dari mana mereka tahu tempat ini?” tanya Leina gemetar pada Anton. Anton menunjukkan telepon genggamnya dengan senyum liciknya. Bahu Leina seketika turun lemas begitu juga kepalanya yang menunduk.

“Tapi gila gila … lo memang si penyembah setan asli, sampe tempat ngumpet lo aja di kuburan kayak gini hiiii,” celetuk salah satu teman Reni bergidik melihat sekelilingnya.

Lihat selengkapnya