Tissu itu kembali tertarik keluar satu, bertugas mengusap ingus yang makin banyak menyumbat hidung. Ia menangis lagi, dan kali ini sendirian di pojok perpustakaan yang katanya tempat horor Blackfire. Di sini cukup menenangkan sebenarnya, maka dari itu Auristella tak bisa berhenti menangis.
Dan penyebab dari semua ini adalah jam tangan sialan dari Reksa.
Tadi ketika bel istirahat berbunyi, jam ini memberi notifikasi khusus di mana hal itu secara spontan mengalihkan perhatian. Notifikasi kalau tubuhnya sudah keracunan oksigen sebanyak 40% batas maksimal. Maksudnya, it's not an ordinary watch. Ini jam khusus yang pastinya dibuat hanya untuk para exhuman sepertinya. Ini juga berarti, Reksa sudah tau semuanya. Siapa dia dan alasan kenapa Auristella harus menghindar.
Reksa sadar sejak awal, kalau Auristella hanyalah reinkarnasi putri mahkota sebuah kerajaan besar di Capeville, tempat asalnya berada. Dan kali ini ia juga tanpa diberitau sudah dapat menyimpulkan bahwa sekarang, Annaya Veronica, putri kesayangan ratu telah kembali hidup.
Nenek-nenek moyang bumi jauh sebelum masa kini. Jauh sebelum masa peradaban manusia jatuh berulang kali, beberapa orang dimutasi gennya untuk menciptakan manusia hebat. Berharap dapat menghasilkan makhluk yang tak butuh oksigen sehingga bisa dibawa menjelajah entah lautan ataupun angkasa tanpa beban. Tapi setelah proses panjang mereka, hanya mayat pucat yang didapat dari eksperimen gila ini. Dari semua produk gagal itu dibuang.
Yang nyatanya, mereka bukanlah gagal.
Exhuman, sebutan manusia mutasi sejak awal mula diciptakan. Kulit mereka memutih akibat teracun oksigen yang memang sama sekali tak dibutuhkan tubuh. Para ilmuwan gila waktu itu, bukannya berhasil menciptakan manusia yang tak butuh oksigen. Lebih dari itu. Makhluk eksperimen mereka menjadi satu-satunya spesies manusia baru yang tak bisa hidup dengan oksigen. Mereka memucat dan makin hari menjadi putih bersinar dengan imun lemah. Tak butuh waktu sampai setahun untuk merenggut nyawa kelinci uji coba ini.
Kejadian ini juga tak berselang lama dengan bencana besar yang menghancurkan 98% umat manusia dengan kedahsyatan banjir dan retaknya tanah. Beberapa lahar bumi keluar dari perutnya. Jadi, manusia percobaan yang berhasil hidup itu tak ada yang mengetahuinya sama sekali.
Sampai pemuka peradaban di bumi kala itu, yang membantu sisa populasi manusia untuk diselamatkan, menolong serta juga mereka para exhuman. Dia memberi mesin besar yang keluar dari tata surya menuju tempat sesuai navigasi. Mereka dibawanya menjauhi bumi, yang bisa membunuhnya kapanpun itu.
Itulah awal mula peradapan spesies Auri yang sedikitnya tak dipercaya ketika my cat menceritakannya pertama kali. Melalui chat yang sama juga, dia diberitau tentang bagaimana pesawat itu akhirnya berhenti dalam suatu gugus keplanetan dengan pusat penjaganya sendiri. Bersama penduduk asli sana, mereka sama-sama berbagi dunia untuk ditinggali. Dunia yang hari ini disebut Capeville. Keberadapan di sana disebut-sebut sebagai yang termaju dalam aspek teknologi dari segala dunia diluar sana.
Semua nampak normal dan baik-baik saja sampai beribu-ribu tahun terakhir. Sampai masalah besar terjadi hingga menyebabkan Putri Mahkota salah satu kerajaan di sana harus terenggut nyawanya. Kematian hanyalah alibi, yang sebenarnya gadis itu berulang kali reinkarnasi menggunakan tubuh manusia untuk mengembalikan segala ingatan dan kemampuan tajamnya. Dan itu adalah Auristella Lesham, yang tahun ini adalah ketigabelas kalinya menginjak umur 17. Oh bukan. Pertama kali karena kedua belas kehidupan lainnya tidak pernah genap mencapai angka pelegalan kepemilikan kartu tanda penduduk itu.
Sebenarnya ini miris. Siapa yang ingin terlahir menjadi anak ilegal di keluarganya? Terlebih lagi masalah kerajaan yang menjadi tanggung jawab pundak Auristella bahkan ketika ia masih belum bisa membedakan apa ini asli atau bukan. Semua itu terdengar tiba-tiba dan pastinya mengejutkan ketika untuk pertama kali, setelah kejadian hampir matinya di lift kala itu, ia tau siapa dia sebenarnya. Melalui chat seseorang bernama Cheryl, si My Cat itu.