Gadis Ketiga Belas

aether.writes
Chapter #10

009˚ 01ʼ 9,45ˮ - Terlambat

~selamat membaca:)~

.

..


Keputusan gadis itu bulat dalam menganggap hal ini janggal. Memang kapan ia yang bertemu Auristella? Bahkan dia saja tidak tau kalau Auristella 13 berhasil bertahan melebihi usianya yang ke tujuhbelas tahun. Kenapa jadi ia yang disalahkan saat sohib dajjalnya itu berpikir meninggalkan keluarga Lesham adalah pilihan terbaik? Bagaimana bisa ia juga dikambinghitamkan atas downnya Auristella akibat terlalu banyak menghirup oksigen.

Namanya Cheryl, salah satu exhuman yang bertugas sebagai ajudan putri mahkota di Capeville sana. Dia aslinya sahabat dekat yang merangkap gitu. "Benar oma! I mana tau dia udah balik hidup lagi?" mulutnya cepat sekali berubah logat mengadaptasi North Jakarta people.

Sedangkan wanita lanjut usia di hadapan malah melotot tajam. "Kamu kira oma percaya?! Riwayat –."

"Kenapa ramai sekali? Aku pusing." Semua mata langsung tertuju ke atas ranjang. Sejak kapan Auristella duduk bersandar di kepala ranjang dengan wajah pucatnya itu. Meski kulitnya sudah mulai membaik tapi tetap saja badannya masih lemah. Ia ada di tahap akhir keracunan.

Cheryl langsung duduk menghampiri. Mengecek gelombang nadi sahabatnya itu dengan menekan jari telunjuk dan tengahnya di dekat jantung Auristella. Tidak menyentuh, karena ada cahaya putih muncul sejenak sebelum akhirnya hilang bersamaan dengan gadis ini menjauh. "Huhhh. Untung You balik normal. Bisa-bisa I habis di tangan oma."

Auristella mengernyit mendengar gerutuannya. "Who are you?"

Hening sejenak. "Lihat kan oma! Auri nggak kenal I." Cheryl berbalik menatap lekat nenek berumur yang baru saja mengambil duduk di sisi ranjang yang lain. "Berarti memang I nggak tau kalau Auristella 13 berhasil lewat rintangan umur."

Dan oma hanya mengabaikan. "Bagaimana rasanya? Apa ada yang sakit, Au?"

"Tidak oma. Auri bahkan merasa lebih bugar. Tapi kenapa Auri sudah di sini?" ini rumah Jakartanya kan? Dia tidak salah ingat tentang bagaimana bentukan kamarnya kok. Tapi seingatnya, ia dijebak ulang oleh Grace dan berakhir mengenaskan. Ahh tatto gajah. Auristella masih ingat sedikit memorinya.

"Reksa yang membawamu kemari. Kamu udah sangat mengkhawatirkan kemarin. Kenapa tidak memberitau sihh masalah macam begini? Oma dan Briel pasti punya solusi."

Auristella meringis penuh sesal. Tapi kenapa Reksa yang mengantar? Ia tidak menggambar tatto gajah itu di lengan Reksa tapi pacarnya. Tepat sebelum lelaki itu pergi rapat negara. Tapi kalau dipikir-pikir lagi, kejadian toilet kan masih pagi, dan tidak mungkin itu Hyeon Jae. Pasti salah lihat.

"Auri! Kenapa bengong?"

"Hah?" gadis ini gelagapan saat memandang sang oma. "Apa oma? Enggak apa-apa kok." Ia lebih memilih mengalihkan pandangan ke arah Cheryl di sampingnya. "Ini siapa oma?"

"Hemm. Percuma You berumur lebih dari 17 tahun kalau ingatan You tetap kosong." Ia mendapat pelototan tajam dari oma dan langsung nyengir tanpa dosa. "I'm Cheryl, sahabat terbaik se alam semesta. Panggil aja Eryl."

"Ohhh!!" Auristella sudah tampak heboh sendiri. Ia bahkan tak lagi menyandar pada kepala ranjang dan memilih memandangi wajah Cheryl lebih dekat. "You si kucing itu kan?"

"Wow. Gimana You tau kemampuan genetik I itu kucing?"

"Kita kan lumayan sering chat an."

Cheryl sungguhan mengernyit dalam sekarang. Ini ia anggap aneh boleh kan yaaa? Pasalnya ia bahkan terakhir kali bersinggungan dengan Auristella 13 saat gadis ini baru lahir. Belum sempat ia bertanya lebih lanjut, pintu kamar terbuka kecil. Monitor di sampingnya langsung secara otomatis mengeluarkan lagi udara yang tak sengaja masuk tanpa sisa.

"Loh?! Udah sadar? Syukur deh." Aubriella mendekat dan sejenak saja sudah sampai di sisi Cheryl. Duduk bersebelahan. "You udah kenal dia kan, Au? Cheryl. Asistent pribadi You sebagai Putri Mahkota kerajaan."

"No no no. I'm your bestfreiend. Bukan bawahan. Ingat itu baik-baik."

Auristella tertawa kecil. "Iya iya. By the way, mana Reksa?" ia harus menanyakan ini lebih lanjut. Kalau memang benar yang datang menyelamatkan adalah Hyeon Jae, kenapa bisa menjadi Reksa yang membawanya kesini.

Lihat selengkapnya