Gang Merpati

Anon1m
Chapter #29

Doni #14

Bus ekonomi hijau tua yang aku tumpangi akhirnya memperlampat kecepatannya saat memasuki area terminal unit pasar luar di daerah perbatasan barat kota. Supir bus menginjak rem berkali-kali hingga bodi mobil yang besar bergoyang keras, sebelum akhirnya berhenti total di samping sebuah pos polisi pamong praja yang sudah kosong. Kondektur bus berteriak dengan suara yang serak dari arah pintu depan, memberi tahu bahwa ini pemberhentian terakhir untuk jalur bus ekonomi dari terminal kota.

"Perbatasan barat, Pasar Luar! Yang mau turun silakan langsung melangkah keluar!" teriak kondektur tersebut sambil memukul-mukul pembatas besi pintu bus.

Aku langsung berdiri dari kursi pojok paling belakang dengan gerakan yang terburu-buru. Aku menggendong tas ransel hitamku di punggung, berjalan cepat melewati lorong tengah bus yang sudah kosong karena sebagian besar penumpang lain sudah turun di halte-halte sebelumnya. Begitu kakiku melangkah turun menapak di atas tanah merah terminal pasar luar yang becek karena sisa air hujan, hawa sore yang dingin dan bau tanah basah langsung menyengat indra penciumanku. Tempat ini terasa sangat asing bagiku yang terbiasa hidup di tengah hiruk-pikuk pusat kota.

Lihat selengkapnya