Garis Z

Nazwa Nadya
Chapter #2

01

Suara langkah kaki yang terbalut dengan sepatu hitam yang nominal nya sangat mahal itu mengayun indah di koridor sekolah.

Orang itu adalah Zayn, memiliki nama lengkap Zayn althafandra. Matanya menghadap lurus kedepan jalan, di ikuti dengan Kenzo abisatya yang berada di sisi kanan nya, dan Rafaello Syailendra di sisi kirinya.

Zayn adalah seorang most wanted disekolahan, yaitu SMA Adiwangsa Nusantara, sekolah elit yang berisikan anak anak dari kalangan atas.

Zayn dan kedua temannya melangkahkan kaki nya menuju kelas IPA 2.

"Zayn,mau gak Lo jadi pacar gue"

"Hay Zayn ganteng"

"Ya tuhan ganteng banget ciptaan mu"

"Kiw Zayn"

Berbagai ucapan dari para gadis gadis tersebut tidak di hiraukan oleh dirinya. Dirinya sudah biasa dengan hal seperti itu.

"Busett, segitu terpesona itu itu cewe ke lo Zayn" ucap Kenzo heran

"Lo kayak gak biasa nya aja ngeliat Zayn digituin" sahut Rafaello yang akrab dipanggil Rafa

Kedua teman Zayn sudah biasa menyaksikan ketika Zayn digoda goda oleh para gadis di SMA adiwangsa.

               

•••


Bel istirahat telah berbunyi memberikan waktu kepada para siswa siswi untuk sekedar makan ataupun yang lain nya.

Sebagian siswa ada yang menuju kantin untuk mengisi perut mereka, dan sebagian ada yang pergi ke perpustakaan untuk membaca buku serta mengerjakan tugasnya.

Seorang gadis berpakaian baju kurung warna putih dengan hijab panjang nya serta cadar yang menutupi setengah wajahnya itu berjalan menuju perpustakaan. Ia adalah Zaviera Shaqueena.

Saat hendak memasuki perpustakaan, suara seorang gadis menghentikan langkahnya.

"Woy teroris" ucap Selly, salah satu gadis yang terkenal karna sering membully orang orang yang lemah.

Zaviera yang mendengar suara itu pun langsung membalikkan badan nya.

"Maksud kamu saya" tanya Zaviera

"Yaiyah lah siapa lagi"

"Ada apa" tanya Zaviera

"Pake nanya lagi Lo, ini kan jam istirahat, udah waktunya Lo ke kantin beliin gue dan temen gue makan" ucap Selly

"Gak usah sok lupa deh Lo,kan emang biasanya setiap jam istirahat,Lo itu selalu beliin kita makan" sahut Rara,teman Selly

"Maaf, tapi kali ini aku izin gak beliin kalian makanan yaa" ucap Zaviera sedikit memohon

"Apa lo bilang" ucap Selly sedikit keras

"Saya lagi gak ada uang saku, maaf yaa,lain kali aku bakal beliin kalian makanan kok" sahut Zaviera sedikit memohon

Keadaan di sekeliling mereka sudah terbilang sunyi. Hanya ada Zaviera,Selly,dan Rara.

Lihat selengkapnya