Tiba sudah di hari Senin, dimana di setiap sekolah melaksanakan upacara. Termasuk di SMA Adiwangsa Nusantara.
Waktu sudah menunjukkan pukul 07.15, seluruh murid berlari menuju lapangan untuk melaksanakan upacara.
"Males banget gue upacara" ujar Kenzo dengan nada malas
"Males Mulu hidup lo" sahut Rafa
Zayn hanya diam, lalu bangkit dari duduk nya dan berjalan menuju lapangan. Melihat Zayn yang melangkahkan kaki nya keluar kelas, Rafa dan Kenzo mengikuti nya dari belakang.
"Ehh Zayn tunggu kita" ujar Rafa dan Kenzo
Seluruh siswa sudah rapi di barisan yang sesuai dengan kelas nya masing masing.
Dibarisan kelas IPA 1, ada satu gadis bermata teduh dengan setengah wajahnya tertutup kain, ia adalah Zaviera.
Mata Zaviera memandang lurus kedepan menghadap tiang bendera. Tak sengaja tangan nya bergerak merogoh saku di rok nya.
Lap kecil.
"Eh ini kan lap punya lelaki itu"ucap Zaviera pelan sambil memegang lap kecil di dalam saku rok nya.
"Untung udah ku cuci, nanti aku kembaliin deh, eh tapi kan aku gatau nama dia,kelas berapa juga aku gatau" ujar nya masih dengan nada pelan.
"Jangan ada yang bicara"ucap salah satu petugas PKS dari belakang barisan kelasnya.
Mendengar itu Zaviera langsung mengambil posisi siap dan mata yang kembali tertuju kedepan .
Sedangkan dibarisan kelas lain, yaitu kelas IPA 2, seorang lelaki dengan postur tubuh tinggi sekitar 175cm dan wajah bersih nya serta dagu nya yang terbelah itu juga menatap lurus kearah tiang bendera.
Lain hal nya dengan Kenzo, ia sibuk meminjam topi milik teman nya, karna Kenzo lupa membawa topi.
"Akbar,gue pinjem topi lu dong"ucap Kenzo
"Lah trus gue make apaan" sahut Akbar
"Yaa Lo gausah make topi"ucap Kenzo dengan cengiran nya
"Yang atributnya tidak lengkap bisa maju ketengah lapangan"ucap petugas PKS
Kenzo yang kebingungan pun dengan pasrah maju ketengah lapangan dengan di ikuti beberapa siswa yang atributnya tidak lengkap.
Zayn masih setia menatap tiang bendera di depan sana, saat ia tak sengaja melirik ke kiri di barisan kelas IPA 1, ekor matanya tak sengaja menatap seorang gadis bercadar.
5 detik, pandangan itu beralih menatap lurus kedepan. Gadis di samping Zayn melihat arah mata Zayn yang ternyata itu kearah Zaviera.
"Jangan sampe Zayn suka sama tuh anak" ucap Selly dalam hati
"Aduh kepala gue pusing"ucap Selly sambil memegang kepala nya
"Lo kenapa sel"ucap Rara
"Kepala gue pusing"ucap Selly sambil bermain mata ke Rara
Rara yang paham pun menyunggingkan senyumnya.
"O ohh"ucap Rara
"Aduhhh"ucap Selly sambil mengoyongkan badan nya ke Zayn
"Apaan Lo" ucap Zayn sedikit menggeser badan nya agar tak bersentuhan dengan Selly
Semua mata kelas IPA 2 menatap kearah Selly dan Zayn
"Kepala gue pusing Zayn,tolong gue ke UKS ya"pinta Selly sedikit memelas
"Dito,nih ada orang sakit"panggil Zayn ke salah satu petugas PKS.
"Ih kok manggil Dito sih,aku kan mau nya sama kamu" ucap Selly dengan centil
Dito pun datang, dan langsung membawa Selly ke UKS, gagal sudah rencana Selly.
•••
Jam istirahat tiba, seluruh siswa berbondong bondong untuk menuju kantin.