Garis Z

Nazwa Nadya
Chapter #16

Chapter tanpa judul #16

Zayn bersama kedua teman nya bersama kedua teman nya menuju ke ruang kelas mereka.


Dari kejauhan Zayn melihat Aryan yang sudah berdiri sambil bersandar di dinding samping kelas nya dengan berdekap dada, dan mata yang memandang tajam kearah dirinya.


Saat sudah didepan kelasnya, Zayn memasuki kelasnya, namun suara Aryan menghentikan langkah kaki nya dan kedua teman nya.


"Heh pembunuh" ucap Aryan.


"Pembunuh?" Gumam Rafa dan Kenzo yang tak mengerti maksud dari ucapan Aryan.


"Maksud lo pembunuh apaan?" Tanya Rafa dengan alis berkerut.


"Ck, ternyata kalian berdua belum tau ya".


"Maksudnya?" Tanya Kenzo.


"Kalian masuk duluan" perintah Zayn kepada kedua teman nya.


Melihat raut wajah Zayn yang dingin serta nada bicara yang sudah tidak bersahabat, mereka memilih meninggalkan Zayn dengan berbagai pertanyaan yang ada dikepala mereka.


Melihat itu Aryan tersenyum miring dan tertawa sinis bak musuh terhadap lawannya.


"Mau sampe kapan lo ngelarikan diri dari masalah?" Ucap Aryan.


"Saya gak ada masalah, yang ngebuat masalah itu kamu sendiri" jawab Zayn dengan santainya.


Mendengar jawaban Zayn, Aryan tidak terima dan langsung menarik kerah baju Zayn.


"Branding lo doang ngerti agama, tapi kelakuan lo udah kayak iblis".


Tak terima, Zayn langsung melepas paksa tangan Aryan dari kerah bajunya.


"Gak usah bawa bawa agama saya, kamu gak tau kehidupan saya bagaimana".


"Cihh, sok suci banget lo jadi orang"


"Mau sampe kapan lo kabur kaburan terus" lanjut Aryan.


"Kabur? Saya tidak pernah kabur, karna itu memang bukan kesalahan saya, malam itu saya melihat dia ditabrak oleh seseorang, dan saya ingin mengejarnya tapi dia langsung kabur, jadi saya inisiatif untuk menolongnya aja" jelas Zayn.


"Banyak bacot lo, lo kira gue bakal percaya sama omongan basi lo itu"


Lihat selengkapnya