Garis Z

Nazwa Nadya
Chapter #17

Chapter tanpa judul #17

Tak terasa matahari sudah berganti dengan gelapnya langit yang ditemani dengan terangnya bulan pada malam hari ini.


Zayn duduk disebuah kursi yang ada di balkon kamarnya. Menikmati hembusan angin malam yang menyapa kulitnya.


Tadinya, Zayn diajak oleh Kenzo dan Rafa untuk sekedar nongkrong, tetapi Zayn menolak entah apa alasannya.


Semenjak pertemuan nya kemarin dengan Aryan, membuat pikiran Zayn tak tenang. Ucapan Aryan selalu mengusik pikirannya.


Saat tengah santai, notif hp Zayn berbunyi menandakan adanya sebuah pesan masuk.


Unknown number.



Saat Zayn mengirimkan pesan terakhirnya, nomor Zayn sudah terlanjur di blokir oleh nomor tak dikenal itu, Zayn sudah tau siapa pemilik nomor itu, ya, Aryan.


Setelah melihat pesan sekaligus foto yang dikirimkan oleh Aryan yang memperlihatkan 4 orang anak kecil yang tak lain adalah Bimo, lili, satria dan Lisa, pikiran Zayn semakin tidak tenang, ia langsung buru buru masuk ke dalam kamarnya dan mengambil jaket hitam kulit yang selalu senantiasa menemani dirinya.


Zayn buru buru turun dari kamarnya, sampai menghiraukan keberadaan bunda serta ayahnya.


"Mau kemana Zayn, kok buru buru?" Tanya ayahnya.


"Keluar sebentar yah" sahut Zayn sambil memakai jaketnya.


"Hati hati ini sudah malam" peringat bunda.


"Iyah bun"


Zayn langsung menaiki motor nya dengan kecepatan tinggi, suasana malam yang sepi membuat Zayn leluasa berkendara, karna jam sudah menunjukkan pukul 22.30.


•••


20 menit Zayn akhirnya sampai di tempat keberadaan anak anak yang sering didatanginya bersama kedua teman nya.


Zayn turun dari motornya dan mencari dimana keberadaan anak anak itu sambil berteriak memanggil nama nama mereka.


"Bimoooo"


"Liliiiii"


"Lisaaaa"


"Satriaaa"


2 menit, tidak ada sahutan dari mereka, Zayn duduk dipinggir jalan yang sepi itu ditemani dengan cahaya remang remang dari lampu jalanan.


"Hahaha sepenting itu ya mereka buat lo?" Ucap seorang pria yang tiba tiba berdiri dibelakang nya, yang tak lain adalah Aryan.


"Mana mereka?" Tanya Zayn tanpa basi basi.


"Ehh santai dulu dong, mereka ada kok" ucap nya sambil bersedekap dada disertai gaya angkuhnya.


"Gak usah banyak omong, dimana mereka!" Ucap Zayn yang sudah mulai emosi.


Lihat selengkapnya