INDEKS KARAKTER
TOKOH UTAMA
Gagak Seta / Sang Wanara Sakti , Sang Raja Kera, berusia 3000+ tahun. Mantan pembuat onar yang jadi mentor bijak. Guru keras tapi efektif. Melepaskan keabadiannya.
Puspa Asih , Dewi Welas Asih yang memilih kefanaan untuk memahami penderitaan. Menyerap Ingatan Derita (segala kekejaman ilahi). Meninggal damai pada usia 93 tahun (Bab 30).
Yuwana Sasi , Mantan Dewi Rembulan, sekarang perawat/detektif swasta. Tajam, jujur, pragmatis. Cahaya rembulannya menyingkap kebenaran.
Bara / Sang Anak Api , Prajurit legendaris bereinkarnasi sebagai remaja tujuh belas tahun. Bergulat dengan api/amarah. Belajar presisi alih-alih penekanan. Menikahi Mei.
Samudra Aji , Sang Raja Naga purba. 3000+ tahun ilahi, memilih kefanaan. Sabar, bijak. Meninggal damai sebagai manusia fana (Bab 29).
Prawira Yaksa , Prajurit legendaris, detektif sinis. Menghilang akibat Sang Pola, ditemukan dan diselamatkan (Bab 26).
Mian Kertadi , Mantan Sang Penyeru. Jenius teknis. Putrinya meninggal akibat kelalaian ilahi. Merancang Jalinan Semesta. Jadi sekutu terdekat Wira.
TOKOH PENDUKUNG
Raden Jinar , Pangeran Ketiga, sempat jadi kaisar. Orang pertama menjalani rotasi kefanaan. Menulis buku laris. Turun takhta permanen saat Jalinan menggantikan posisi kaisar.
Kirana Wulandari , Pustakawan. Kekasih Wira. Berpacaran lalu menikah, berpisah ketika Wira jadi infrastruktur. Akhirnya menikah dengan orang lain (dengan restu Wira).
Mei , Desainer grafis. Istri Bara. Menjadi jangkar kemanusiaannya.
Sri Wulan / Nyi Wening , Nenek Wira, sebenarnya istri Sang Penguasa Langit. Meninggal lebih dulu, mewariskan warisannya pada Wira.
ANTAGONIS
Ordo Abadi , Tiga ratus dewa yang menolak ketaksempurnaan. Menyerang Kartanagara (Bab 21). Dikalahkan (Bab 22).
Bayangan Dewan / Sang Pola , Kesadaran emergen dari kecenderungan tatanan menuju hierarki. Bukan jahat, percaya ia memelihara realitas. Antagonis filosofis lebih dari fisik.
Kekosongan Purba , Sang Tiada sebelum Penciptaan. Sempat muncul (Bab 22), disegel Wira dengan harga separuh kekuatannya.